IHSG Bergolak: Aksi Jual Asing Ancam Stabilitas, Kepastian Pemerintah Ditunggu

IHSG Bergolak: Aksi Jual Asing Ancam Stabilitas, Kepastian Pemerintah Ditunggu
Foto: IHSG Bergolak: Aksi Jual Asing Ancam Stabilitas, Kepastian Pemerintah Ditunggu. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) diperkirakan akan mengalami penurunan lebih lanjut pada akhir pekan ini, menargetkan level support di 5.700.

JAKARTA – IHSG kemungkinan besar akan kembali melemah dan mengincar support terdekat dalam perdagangan hari Jumat (5/6), setelah sebelumnya ditutup turun 1,70% pada level 5.839,79 pada hari Kamis.

Analis dari CGS International Sekuritas menyebutkan bahwa penguatan indeks saham global, seperti yang terlihat di Wall Street pada hari Kamis, menjadi faktor positif bagi pasar saham.

Namun, tekanan jual dari investor asing yang masih dominan dan pelemahan nilai tukar rupiah dianggap sebagai sentimen negatif bagi IHSG.

“Kami memprediksi IHSG akan bergerak bervariasi namun cenderung melemah dengan kisaran support di 5.740 hingga 5.640 dan resistance di 5.940 hingga 6.040,” jelas analis dari CGS International dalam laporan riset yang dirilis hari ini.

Baca Juga: AMRT bagikan dividen senilai Rp1,7 triliun tahun buku 2025

Riset dari BRI Danareksa Sekuritas menunjukkan bahwa berbagai rumor di dalam negeri mengakibatkan kepercayaan investor menurun, yang berdampak pada pelemahan IHSG di hari Kamis.

Analis BRI Danareksa memperkirakan IHSG akan bergerak terbatas pada perdagangan hari Jumat, dengan area support di 5.813 dan resistance di 6.060.

“Kurangnya katalis positif dan ketidakpastian yang ada memaksa IHSG bergerak terbatas. Selain itu, pasar akan terus mengamati pergerakan nilai tukar rupiah serta data ketenagakerjaan dari Amerika Serikat,” jelas analis BRI Danareksa.

Secara teknikal, analis Phintraco Sekuritas menyatakan bahwa histogram negatif pada indikator MACD terus berkembang, sedangkan Stochastic RSI membentuk death cross.

“Walau pelemahan IHSG berkurang dari titik terendahnya dalam satu hari, namun pergerakan IHSG diperkirakan akan tetap fluktuatif dengan kecenderungan melemah, menguji support di 5.700 hingga 5.800,” tulis analis Phintraco.

(KR) Tambahkan sebagai sumber pilihan di Google

Baca Juga Ekspansi gerai, AMRT alokasikan belanja modal Rp500 miliar pada 2026

Artikel terkait

Rekomendasi