Suhu Makkah Tembus 42 Derajat Celcius, Simak Prakiraan Cuaca Hari Ini 12 Mei 2026

Suhu Makkah Tembus 42 Derajat Celcius, Simak Prakiraan Cuaca Hari Ini 12 Mei 2026
Foto: Ilustrasi Suhu Makkah Tembus 42 Derajat Celcius, Simak Prakiraan Cuaca Hari Ini 12 Mei 2026.
Ukuran teks

Suhu udara di wilayah Makkah, Arab Saudi, diprediksi akan mengalami kenaikan yang cukup signifikan pada hari Selasa, 12 Mei 2026. Berdasarkan laporan terbaru, cuaca di kota suci tersebut diperkirakan bakal menyentuh angka 42 derajat Celcius pada siang hari.

Kondisi ini membuat jemaah haji asal Indonesia diminta untuk lebih waspada dan konsisten dalam menjaga kebugaran tubuh mereka. Hal ini sangat penting mengingat para jemaah saat ini masih dalam masa penyesuaian diri dengan perbedaan suhu ekstrem yang ada di Arab Saudi.

Data dari Early Warning System (EWS) yang dirilis oleh Kementerian Haji dan Umrah, dengan merujuk pada AccuWeather, memberikan gambaran rinci mengenai fluktuasi suhu harian. Pada Selasa pagi waktu setempat, suhu di Makkah terpantau berada di kisaran 31 derajat Celcius.

Namun, seiring berjalannya waktu, panas matahari akan meningkat tajam hingga mencapai puncaknya di angka 42 derajat Celcius saat siang hari. Memasuki waktu sore, suhu udara akan sedikit melandai ke angka 38 derajat Celcius sebelum akhirnya bertahan di kisaran 34 derajat Celcius pada malam hari.

Detail Kondisi Lingkungan dan Risiko Dehidrasi

Selain suhu yang menyengat, tingkat kelembaban udara di Makkah tercatat berada di rata-rata 36 persen. Meskipun angka ini menunjukkan kondisi yang sedikit lebih lembab dibandingkan hari-hari sebelumnya, udara di sana tetap dikategorikan sangat kering.

Kombinasi antara suhu tinggi dan kelembaban rendah ini membawa risiko dehidrasi yang sangat nyata bagi para jemaah. Oleh karena itu, persiapan fisik yang matang dan asupan cairan yang cukup menjadi kunci utama dalam menghadapi cuaca tersebut.

Di sisi lain, kecepatan angin di wilayah Makkah terpantau relatif tenang, yakni hanya sekitar 11 kilometer per jam. Angin sepoi-sepoi ini dinilai kurang mampu memberikan efek sejuk atau menurunkan hawa panas yang terasa di permukaan tanah.

Hingga saat ini, pergerakan jemaah haji Indonesia terus mengalir dengan total mencapai sekitar 140.800 orang dari 364 kelompok terbang (kloter). Mereka terdiri dari jemaah gelombang pertama yang sempat transit di Madinah serta gelombang kedua yang mendarat langsung di Jeddah.

Mayoritas jemaah yang sudah berada di Makkah dilaporkan telah menyelesaikan rangkaian ibadah umrah wajib. Kini, fokus utama mereka adalah menjaga kesehatan guna mempersiapkan diri menghadapi puncak ibadah haji di Arafah mendatang.

Rincian Estimasi Cuaca Makkah

Berikut adalah rangkuman prakiraan cuaca di Makkah untuk hari ini, Selasa, 12 Mei 2026:

  • Pagi Hari: Suhu berada di kisaran 31 derajat Celcius.
  • Siang Hari: Suhu meningkat tajam hingga mencapai 42 derajat Celcius.
  • Sore Hari: Suhu mulai menurun perlahan ke angka 38 derajat Celcius.
  • Malam Hari: Suhu menetap di sekitar 34 derajat Celcius.
  • Kelembaban: Rata-rata berada di angka 36 persen.
  • Kecepatan Angin: Bertiup ringan sekitar 11 kilometer per jam.

Data yang dirilis oleh Badan Meteorologi Arab Saudi juga mencatat bahwa suhu terendah di Makkah pada hari ini diperkirakan menyentuh 27 derajat Celcius. Sementara itu, suhu tertinggi tetap diprediksi berada pada level 42 derajat Celcius.

Melihat perkembangan ke depan, suhu pada hari Rabu, 13 Mei 2026, diperkirakan akan sedikit lebih rendah namun tetap panas, yakni di kisaran 27 hingga 39 derajat Celcius. Tren ini mengindikasikan bahwa Arab Saudi sedang bergerak menuju puncak musim panas yang sesungguhnya.

Pihak berwenang memperingatkan bahwa kondisi panas kering ini kemungkinan besar akan terus bertahan selama beberapa hari ke depan. Suhu maksimum harian diprediksi akan terus mendekati atau bahkan melampaui angka 42 derajat Celcius pada tengah hari.

Langkah Pencegahan bagi Jemaah Haji

Menanggapi situasi ini, Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) mengeluarkan sejumlah imbauan penting bagi jemaah haji Indonesia. Jemaah diminta untuk tidak meremehkan dampak dari paparan panas matahari yang berlebihan bagi kesehatan mereka.

Khusus bagi jemaah lanjut usia (lansia) dan mereka yang memiliki penyakit penyerta atau komorbid, disarankan untuk membatasi aktivitas di luar ruangan. Kemenhaj menganjurkan agar kelompok rentan ini melaksanakan ibadah di dalam hotel saja untuk menghindari kelelahan panas.

Sebagai panduan tambahan, jemaah diharapkan mengikuti langkah-langkah proteksi diri sebagai berikut:

  • Bagi lansia dan pemilik penyakit komorbid, sangat disarankan untuk melaksanakan salat di hotel.
  • Rutin menggunakan pelembab kulit dan wajah guna mencegah kulit kering atau iritasi akibat panas.
  • Wajib menggunakan masker setiap kali beraktivitas di luar ruangan.
  • Sering menyemprotkan air ke area kulit yang terbuka untuk membantu mendinginkan suhu tubuh.
  • Minum air putih atau air zamzam sebanyak 200 mililiter setiap satu jam tanpa harus menunggu haus.
  • Jemaah juga dapat mencampurkan oralit ke dalam air minum untuk membantu menjaga keseimbangan elektrolit tubuh.

Penerapan langkah-langkah preventif ini dinilai sangat krusial agar jemaah terhindar dari gangguan kesehatan serius seperti heat stroke atau dehidrasi akut. Dengan menjaga kondisi fisik tetap prima, diharapkan seluruh rangkaian ibadah haji dapat berjalan dengan lancar dan khusyuk.

Informasi cuaca ini merupakan bagian dari layanan pengawasan bagi jemaah agar tetap waspada selama berada di Tanah Suci. Seluruh perkembangan mengenai kondisi di Makkah akan terus diperbarui melalui saluran resmi Kementerian Haji dan Umrah serta otoritas terkait lainnya.

Waktu/Kategori Prakiraan Suhu & Kondisi
Pagi Hari 31 derajat Celcius
Siang Hari (Puncak) 42 derajat Celcius
Sore Hari 38 derajat Celcius
Malam Hari 34 derajat Celcius
Kelembaban Udara 36% (Cenderung Kering)
Kondisi Angin 11 km/jam (Ringan)

Tabel di atas merangkum fluktuasi cuaca ekstrem yang perlu diantisipasi oleh para jemaah haji Indonesia selama menjalankan aktivitas di Makkah. Pastikan untuk selalu memantau pembaruan cuaca setiap harinya guna menyesuaikan jadwal ibadah demi keselamatan bersama.

Artikel terkait

Rekomendasi