Rupee Anjlok, India Resmi Hapus Pajak Obligasi Demi Tarik Investasi Asing Terbaru

Rupee Anjlok, India Resmi Hapus Pajak Obligasi Demi Tarik Investasi Asing Terbaru
Foto: Rupee Anjlok, India Resmi Hapus Pajak Obligasi Demi Tarik Investasi Asing Terbaru. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pemerintah India mengumumkan rencana untuk menghapus pajak capital gain bagi investor asing yang membeli obligasi pemerintah. Kebijakan ini bertujuan menarik lebih banyak modal asing dan mendukung nilai tukar rupee yang sedang tertekan.

Rupee familiar anjlok hingga lebih dari 5% pada tahun ini akibat naiknya harga minyak serta arus keluar dana asing dari pasar saham. Menurut sumber terpercaya, kebijakan ini telah mendapatkan persetujuan dari kabinet India.

Seperti dilaporkan oleh The Economic Times, berita mengenai persetujuan kabinet terkait kebijakan ini muncul pertama kali. Sementara itu, Kementerian Keuangan India memilih untuk tidak memberikan komentar kepada Reuters mengenai langkah ini.

Imbal hasil surat utang acuan India tercatat turun satu basis poin menjadi 7,01% pada awal sesi perdagangan. Namun, belum ada kejelasan dari pemerintah India tentang kapan kebijakan ini akan diterapkan.

Baca Juga: India jual cadangan emas senilai US$12 miliar demi topang rupee

Madhavi Arora, Ekonom Kepala dari Emkay Global Financial Services, menilai bahwa penghilangan pajak ini dapat meningkatkan arus modal asing meskipun dampaknya tidak segera terasa signifikan. "Ini bukanlah solusi ajaib untuk kondisi saat ini," ujar Arora.

Meskipun begitu, Arora berpendapat bahwa kebijakan ini memiliki potensi memberikan efek positif dalam jangka menengah. Saat ini, investor asing diwajibkan membayar pajak capital gain jangka panjang sebesar 12,5% untuk saham dan obligasi yang mereka pegang lebih dari 12 bulan.

Pemerintah juga sedang mengevaluasi opsi untuk menghapuskan pajak bunga sebesar 20% untuk pendapatan yang dihasilkan dari obligasi pemerintah. Menurut sumber, meski sejalan dengan tren global terkait perpajakan saham, India masih termasuk sedikit negara yang mengenakan pajak pada investasi non-residen di instrumen utang.

Sampai saat ini, asing sudah membeli bersih sekitar US$1,4 miliar di pasar obligasi pemerintah India. Sementara itu, dari pasar saham terpantau terjadi arus keluar dana asing mendekati US$28 miliar.

Dalam beberapa tahun ini, India telah berusaha meningkatkan daya saing pasar obligasinya dengan mencabut berbagai pembatasan investasi pada sejumlah surat utang di bawah skema Fully Accessible Route (FAR). Langkah ini membantu India masuk ke beberapa indeks obligasi global terkemuka seperti J.P. Morgan Emerging Market Bond Index dan Bloomberg Emerging Market Local Currency Bond Index.

Pada Januari yang lalu, Bloomberg menunda keputusan mengenai kemungkinan memasukkan obligasi India ke dalam Global Aggregate Index. Peninjauan ulang keputusan tersebut dijadwalkan berlangsung pada bulan Juni tahun ini.

(DH)

Baca Juga: Pemerintah tegaskan pajak UMKM tidak naik, PPh 0,5% permanen

Artikel terkait

Rekomendasi