Cuaca Panas Ekstrem di Makkah: Suhu 41 Derajat, Jemaah Haji Disarankan Minum Tiap Jam

Cuaca Panas Ekstrem di Makkah: Suhu 41 Derajat, Jemaah Haji Disarankan Minum Tiap Jam
Foto: Cuaca Panas Ekstrem di Makkah: Suhu 41 Derajat, Jemaah Haji Disarankan Minum Tiap Jam. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Cuaca di Makkah pada hari ini, Rabu (3/6/2026), diprediksi mencapai 41°C. Jemaah haji diharapkan menjaga kesehatan dengan rutin minum air setiap jam untuk menghindari dehidrasi akibat kondisi udara yang panas dan kering.

Menurut data dari Early Warning System (EWS) yang dirilis Kementerian Haji dan Umrah berdasarkan AccuWeather, suhu di Makkah pada pagi hari tercatat sekitar 29°C. Suhu meningkat pada siang hari hingga mencapai 41°C, kemudian menurun menjadi sekitar 39°C di sore hari, dan mencapai 35°C pada malam hari.

Kelembapan udara di Makkah tercatat rata-rata 29%, menunjukkan kondisi lingkungan yang cukup kering. Kelembapan yang rendah ini meningkatkan risiko dehidrasi, sehingga para jamaah disarankan untuk banyak minum air.

Sementara itu, kecepatan angin terpantau relatif rendah sekitar 10 kilometer per jam, menyebabkan angin tidak memberikan banyak bantuan untuk mengurangi panas.

Berdasarkan informasi dari National Center for Meteorology (NCM) Arab Saudi, suhu maksimum di Makkah bisa mencapai 42°C, dengan suhu terendah sekitar 30°C.

Prakiraan Cuaca Makkah Besok, Kamis (4/6/2026):

Besok, suhu di Makkah diperkirakan berkisar antara 29°C hingga 41°C. Ada penurunan suhu sejak puncak haji, ketika suhu bisa mencapai 43°C. Kondisi panas kering ini diprediksi akan bertahan selama beberapa hari ke depan.

Imbauan bagi Jemaah Haji Indonesia

Kemenhaj mengimbau jemaah haji Indonesia agar waspada terhadap cuaca panas. Jemaah lanjut usia dan yang memiliki komorbid lebih baik melakukan salat di dalam hotel dan mengurangi aktivitas di luar gedung.

Berikut beberapa rekomendasi bagi jemaah saat berada di Arafah:
  • Jemaah lansia dan komorbid melakukan salat di hotel dan menghindari aktivitas luar ruangan.
  • Menggunakan alat pelindung diri seperti masker, kacamata hitam, payung, dan pelindung lainnya saat di luar gedung.
  • Rutin meminum air putih, bisa dicampur dengan oralit atau air zamzam.
  • Minum air sebanyak 200 mililiter per jam, tidak perlu menunggu haus.
  • Menyemprotkan air ke wajah dan bagian tubuh yang terkena sinar matahari secara langsung.

Untuk mendapatkan informasi yang lebih lengkap, kunjungi Bisnis.com yang menyediakan laporan mendalam untuk mendukung perjalanan bisnis Anda. Nikmati akses premium tanpa iklan dengan langganan BisnisPro.

Artikel terkait

Rekomendasi