PT J Resources Asia Pasifik Tbk (PSAB) akhirnya kembali membagikan dividen tunai setelah lebih dari satu dekade absen. Dividen yang akan dibagikan kali ini mencapai Rp2,77 triliun, atau setara dengan Rp105 per lembar saham kepada para pemegang saham. Keputusan ini diambil dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yang berlangsung pada 3 Juni 2026, seperti yang disampaikan oleh Corporate Secretary PSAB, Edi Permadi.
Pembagian dividen ini didukung oleh lonjakan laba bersih PSAB pada kuartal pertama 2026 yang melesat 23 kali lipat. Kenaikan drastis ini merupakan hasil dari laba yang diperoleh melalui divestasi salah satu anak usahanya, yang mengelola tambang emas Doup.
Yield dividen yang ditawarkan PSAB ini sebesar 22,3%. Hal ini didasarkan pada harga saham PSAB yang berada di Rp470 per lembar saat penutupan perdagangan hari Kamis, 4 Juni 2026. Adapun jadwal pembagian dividen tunai PSAB adalah sebagai berikut:
- Cum dividen di pasar reguler dan negosiasi: 11 Juni 2026
- Ex dividen di pasar reguler dan negosiasi: 12 Juni 2026
- Cum dividen di pasar tunai: 15 Juni 2026
- Ex dividen di pasar tunai: 17 Juni 2026
- Recording date: 15 Juni 2026 pukul 16.00 WIB
- Pembayaran dividen: 30 Juni 2026
Setelah rilis informasi terkait pembagian dividen ini, harga saham PSAB mencatatkan kenaikan sebesar 5,11% menjadi Rp494 per lembar hingga pukul 14.43 WIB. Namun, jika ditinjau dari awal tahun, harga saham perusahaan tambang emas ini mengalami penurunan sebesar 10,18%.
Pemegang saham terbesar PSAB adalah Jimmy Budiarto yang memiliki kontrol langsung atas 90% saham. Selain itu, NSL Client Segregated A/C memegang 2,5% saham dan kepemilikan publik ada sebesar 7,5%.
```