Harga Emas Antam Naik: Kini Rp2.770.000 per Gram, Banyak Dicari!

Harga Emas Antam Naik: Kini Rp2.770.000 per Gram, Banyak Dicari!
Foto: Harga Emas Antam Naik: Kini Rp2.770.000 per Gram, Banyak Dicari!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Harga emas batangan PT Aneka Tambang (Persero) Tbk (ANTM) mengalami kenaikan pada perdagangan Jumat (5/6), menjadi Rp2.770.000 per gram. Berdasarkan informasi dari laman Logam Mulia, kenaikan ini mencapai Rp11.000. Selain itu, harga buyback atau pembelian kembali juga mengalami peningkatan sebesar Rp12.000 hingga menjadi Rp2.583.000 per gram.

Tercatat sepanjang tahun 2026, harga emas telah mengalami kenaikan sekitar 10,6%. Pada awal tahun, tepatnya 1 Januari 2026, harga emas masih berada di level Rp2.488.000 per gram.

Baca Juga: PSAB tebar dividen Rp2,77 triliun, yield setara 22,3%

Meskipun demikian, harga saat ini masih lebih rendah dibandingkan rekor tertinggi sepanjang masa (all time high/ATH) yang tercatat pada 29 Januari 2026, yakni sebesar Rp3.168.000 per gram. Dalam transaksi penjualan kembali emas ke Antam dengan nilai di atas Rp10 juta, terdapat pengenaan Pajak Penghasilan (PPh) Pasal 22 sebesar 1,5% bagi pemilik NPWP dan 3% bagi yang tidak memiliki NPWP, yang dipotong langsung dari total nilai buyback.

Sementara itu, dalam pembelian emas batangan sesuai dengan Peraturan Menteri Keuangan Nomor 34/PMK.10/2017, dikenakan PPh 22 sebesar 0,45% untuk pemegang NPWP dan 0,9% bagi non-NPWP.

Berikut rincian harga emas per pecahan pada hari ini (belum termasuk pajak):

  • 0,5 gram: Rp1.435.000
  • 1 gram: Rp2.770.000
  • 2 gram: Rp5.480.000
  • 3 gram: Rp8.195.000
  • 5 gram: Rp13.625.000
  • 10 gram: Rp27.195.000
  • 25 gram: Rp67.862.000
  • 50 gram: Rp135.645.000
  • 100 gram: Rp271.212.000
  • 250 gram: Rp677.765.000
  • 500 gram: Rp1.355.320.000
  • 1.000 gram: Rp2.710.600.000

Penerapan pajak dan detail harga ini penting dipahami bagi masyarakat dan pelaku pasar yang bertransaksi emas batangan setiap hari. Penting untuk selalu memantau perubahan harga yang akan mempengaruhi keputusan investasi.

Baca Juga Aksi Jual: Rupiah seret IHSG ke level terendah 5,5 tahun

```

Artikel terkait

Rekomendasi