Menteri Luar Negeri Iran, Abbas Araghchi, melakukan percakapan telepon pada hari Kamis (4/6/2026) dengan Khalil al-Hayya, pemimpin gerakan Hamas di Gaza. Mereka mendiskusikan perkembangan terbaru di Palestina dan situasi regional saat ini.
Araghchi memaparkan langkah-langkah baru yang dijalankan Iran untuk menghentikan konflik di kawasan tersebut. Informasi ini diungkapkan oleh kantor berita semi-resmi Tasnim, berdasarkan pernyataan dari Kementerian Luar Negeri Iran.
Dia menegaskan kembali prinsip kebijakan Iran dalam mendukung perlawanan sah masyarakat di wilayah tersebut, khususnya di Palestina dan Lebanon, melawan pendudukan dan serangan oleh entitas Zionis, yaitu Israel.
Sebaliknya, al-Hayya mengapresiasi posisi negosiasi Iran, yang berkeras mengakhiri konflik secara serentak di semua lini regional. Dia juga menyatakan terima kasih atas dukungan Iran yang tak tergoyahkan terhadap perjuangan sah rakyat Palestina.
Al-Hayya memberikan update mengenai situasi terkini di wilayah Palestina yang diduduki, terutama di Jalur Gaza. Ketegangan meningkat di tengah agresi dan pendudukan yang berlanjut oleh Israel, serta hambatan dalam mencapai gencatan senjata.
Sejak perang yang dimulai pada Oktober 2023, serangan Israel di Gaza telah menyebabkan hampir 73.000 warga Palestina tewas dan lebih dari 173.000 terluka. Mayoritas korban adalah perempuan dan anak-anak, menurut data Palestina.
Sementara gencatan senjata diberlakukan sejak Oktober lalu, kekerasan terus berlanjut. Tentara Israel dilaporkan telah menewaskan 932 warga Palestina dan melukai 2.859 lainnya dalam serangan yang terjadi hampir setiap hari, berdasarkan data dari Kantor Media Gaza.
Perkembangan Konflik di Gaza
- Perang di Gaza yang berlangsung sejak Oktober 2023 menyebabkan lebih dari 73.000 korban jiwa.
- Lebih dari 173.000 orang mengalami luka-luka, mayoritas adalah perempuan dan anak-anak.
- Gencatan senjata yang dimulai sejak Oktober tidak menghentikan kekerasan yang terjadi.
- Serangan Israel setiap hari mengakibatkan 932 warga Palestina tewas dan 2.859 terluka.
Konflik ini menunjukkan betapa pentingnya upaya internasional untuk menengahi dan mencari solusi bagi perdamaian yang berkelanjutan di wilayah tersebut. Langkah-langkah Iran dalam mendorong penghentian kekerasan dan dukungan mereka terhadap perjuangan rakyat Palestina menjadi sorotan dalam pembicaraan ini.
```