Mantan asisten rumah tangga, Nur Rohmah, telah melaporkan Erin Taulany karena dugaan perilaku kasar secara verbal di Jakarta Selatan. Nur Rohmah mengaku mengalami tekanan batin yang berat serta makian tidak pantas selama bekerja dengan Erin Taulany.
Hasil konsultasi dengan psikiater menunjukkan bahwa Nur mengalami gangguan kesehatan mental dan fisik akibat tekanan tersebut. Suara.com melaporkan bahwa Erin Taulany menghadapi situasi sulit dalam kasus ini dengan dua mantan asistennya. Setelah Herawati atau Hera, kini giliran Nur Rohmah yang buka suara mengenai perlakuan tak menyenangkan dari mantan istri Andre Taulany ini.
Narasi tekanan batin yang dirasakan Nur semakin dipertegas oleh pengakuannya yang menyebutkan sering mendapatkan makian tidak pantas. Nur bahkan melarikan diri karena merasa jiwanya terancam. Kuasa hukum Nur, Basuki, mengungkapkan kliennya menderita gangguan psikologi yang berpengaruh pada kesehatan fisiknya.
"Nur merasa mual, pusing, dan dada sakit akibat tekanan psikologis yang dialaminya selama bekerja di sana. Bahkan setelah keluar, kondisi mentalnya belum stabil," jelas Basuki ketika ditemui bersama Nur Rohmah di Polres Jakarta Selatan, Jumat (5/6/2026).
Narasi penderitaan Nur berlanjut dengan kisah bagaimana ia menghadapi perlakuan kasar secara verbal. Ia kerap dimaki dengan kata-kata tak sopan oleh Erin. "Sering dibilang tolol dan bego," tutur Nur dengan nada lemah.
Bahkan, menurut penuturan Nur Rohmah, ketika ada ART yang mendapat marah, biasanya yang lain akan terkena dampak amarah sang majikan. Meski tidak ada kekerasan fisik, tekanan mental yang konstan membuat Nur merasa waswas dan tidak tenang.
Baca Juga:Mantan ART Bantah Pakai Rok Anak Erin Taulany: Kemarin Katanya Baju, Besok-Besok Dalaman Sekalian.
Saat ini, Nur didampingi tim hukumnya telah melakukan konsultasi dengan psikiater. Hasilnya menunjukkan adanya tekanan kejiwaan yang nyata akibat dari kejadian-kejadian tersebut.