Harga Bitcoin Hari Ini Terjun ke 62.750 Dollar AS, Pasar Kripto Terbaru 2026 Masih Tertekan

Harga Bitcoin Hari Ini Terjun ke 62.750 Dollar AS, Pasar Kripto Terbaru 2026 Masih Tertekan
Foto: Harga Bitcoin Hari Ini Terjun ke 62.750 Dollar AS, Pasar Kripto Terbaru 2026 Masih Tertekan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Harga Bitcoin (BTC) kembali menunjukkan tren negatif pada sesi perdagangan Kamis (4/6/2026). Aset kripto dengan kapitalisasi pasar terbesar ini merosot lebih dari 6 persen hingga menyentuh angka 62.750 dollar AS.

Kondisi ini memperburuk rapor merah Bitcoin dalam beberapa hari terakhir. Memburuknya sentimen investor global disinyalir menjadi pemicu utama aksi jual massal di pasar kripto.

Langkah Penjualan Aset oleh Strategy Kejutkan Pasar

Melansir laporan Yahoo Finance, salah satu pemicu utama ketidakpastian pasar adalah langkah mengejutkan dari perusahaan treasury digital, Strategy. Untuk pertama kalinya sejak tahun 2022, perusahaan tersebut memutuskan untuk melepas sebagian kepemilikan Bitcoin mereka.

Meskipun jumlah yang dijual hanya sebanyak 32 Bitcoin, langkah ini tetap menjadi sorotan tajam bagi para pelaku pasar. Pasalnya, Strategy selama ini dikenal sebagai pemegang aset jangka panjang yang sangat agresif dalam menambah koleksi Bitcoin.

Perubahan mendadak dalam kebijakan investasi Strategy ini dianggap sebagai sinyal negatif oleh sebagian besar investor. Kekhawatiran tersebut memicu efek domino yang mendorong terjadinya aksi jual lebih luas di berbagai bursa kripto.

Risiko Penurunan Menuju Level 60.000 Dollar AS

Para analis pasar kini memfokuskan perhatian mereka pada level psikologis di angka 65.000 dollar AS. Jika harga Bitcoin gagal bertahan di atas area tersebut, potensi koreksi yang lebih dalam diperkirakan akan segera terjadi.

David Morrison, Senior Market Analyst dari Trade Nation, memperingatkan bahwa tekanan jual akan meningkat jika harga terus tertahan di bawah level krusial itu. Menurutnya, Bitcoin berisiko kembali menguji titik terendah seperti yang terjadi pada Februari lalu.

Berikut adalah rangkuman data perdagangan Bitcoin terbaru berdasarkan pantauan pasar :

  • Harga Terkini: Diperdagangkan di kisaran 64.362 dollar AS pada perdagangan Kamis sore waktu UTC.
  • Persentase Penurunan: Mengalami koreksi sekitar 3,6 persen dibandingkan posisi penutupan sebelumnya.
  • Level Support Kritis: Area 65.000 dollar AS menjadi penentu arah pergerakan harga selanjutnya.
  • Target Penurunan: Berpotensi menguji kembali level 60.000 dollar AS jika tekanan jual terus berlanjut.

Data dari CoinMarketCap menunjukkan bahwa volatilitas masih cukup tinggi seiring dengan usaha Bitcoin untuk menemukan dasar harga yang stabil. Para pedagang diimbau untuk tetap waspada terhadap pergerakan harga yang fluktuatif dalam waktu singkat.

Aksi Jual oleh Investor di Harga Puncak

Analis dari Compass Point, Ed Engel, mengamati adanya fenomena kapitulasi atau menyerahnya para investor yang membeli di harga tinggi. Data menunjukkan bahwa sebagian pemegang aset kini mulai kehilangan kesabaran menghadapi tren penurunan yang berkelanjutan.

Sekitar 26 persen dari total penjualan Bitcoin dalam sebulan terakhir berasal dari mereka yang masuk saat harga berada di atas 90.000 dollar AS. Kelompok ini sebelumnya dianggap cukup tangguh karena tetap bertahan selama periode pasar lesu atau bear market.

Tabel berikut merangkum profil penjualan aset Bitcoin berdasarkan kategori investor belakangan ini :

Kategori Investor Persentase Penjualan (30 Hari) Kondisi Saat Ini
Pembeli Harga Puncak (>90.000 USD) 26 Persen Mulai menyerah dan menjual aset
Investor Strategis (Strategy) Sebagian Kecil (32 BTC) Menjual untuk pertama kali sejak 2022
Investor Jangka Panjang Variatif Masih memantau pergerakan pasar

Tabel di atas menunjukkan bahwa tekanan jual justru datang dari kelompok yang sebelumnya optimis pada harga puncak. Engel mencatat bahwa keputusan mereka untuk melepas aset muncul saat Bitcoin mendekati titik terendah dalam siklus saat ini.

Apakah Fase Bear Market Segera Berakhir?

Meski suasana pasar saat ini dipenuhi rasa cemas, Ed Engel melihat ada sisi positif di balik aksi jual besar-besaran tersebut. Ia menilai bahwa menyerahnya investor lama sering kali menjadi indikator bahwa fase penurunan sudah mencapai puncaknya.

Ketika pemegang aset yang paling bertahan mulai menjual kepemilikannya, hal itu biasanya menandakan tahap akhir dari siklus pasar yang lesu. Menurut Engel, fenomena ini justru memperkuat keyakinan bahwa fase bear market Bitcoin akan segera berakhir.

Sejarah pasar kripto sering kali menunjukkan bahwa pemulihan harga justru terjadi setelah gelombang kapitulasi investor mencapai titik jenuh. Kendati demikian, pasar masih membutuhkan katalis positif baru untuk memulai tren penguatan atau rally di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi