Geser Mukesh Ambani, Ini Sosok Orang Terkaya Baru di Asia Tahun 2026 yang Mengejutkan

Geser Mukesh Ambani, Ini Sosok Orang Terkaya Baru di Asia Tahun 2026 yang Mengejutkan
Foto: Geser Mukesh Ambani, Ini Sosok Orang Terkaya Baru di Asia Tahun 2026 yang Mengejutkan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Dunia bisnis Asia baru saja menyaksikan pergeseran posisi dalam daftar orang terkaya di kawasan ini. Zhang Yiming, sosok di balik raksasa teknologi ByteDance, kini resmi menyalip posisi Mukesh Ambani.

Kenaikan peringkat ini dipicu oleh lonjakan valuasi ByteDance Ltd. serta kemajuan pesat perusahaan dalam mengembangkan teknologi kecerdasan buatan (AI). Berdasarkan data terbaru, Zhang kini menempati posisi sebagai orang terkaya kedua di Asia.

Menurut laporan Bloomberg Billionaires Index, total kekayaan bersih Zhang Yiming saat ini menyentuh angka US$92,8 miliar. Pencapaian ini sekaligus mengukuhkan posisinya sebagai individu paling tajir di Tiongkok.

Pertumbuhan kekayaannya tergolong sangat masif karena meningkat lebih dari tujuh kali lipat sejak tahun 2019. Kala itu, harta pendiri induk perusahaan TikTok ini baru tercatat sebesar US$13 miliar.

Penyebab Lonjakan Kekayaan Zhang Yiming

Keberhasilan ByteDance tidak hanya bergantung pada popularitas TikTok secara global. Perusahaan ini juga sukses besar melalui chatbot AI bernama Doubao yang kini sangat populer di Tiongkok.

Doubao telah memiliki lebih dari 300 juta pengguna bulanan dan menjadi layanan AI favorit di negara tersebut. Selain itu, langkah strategis ByteDance di pasar Amerika Serikat turut memberikan sentimen positif bagi valuasi perusahaan.

Faktor utama yang mendukung penguatan posisi keuangan Zhang Yiming meliputi:

  • Dominasi aplikasi video pendek TikTok di pasar internasional yang tetap stabil.
  • Kesuksesan luar biasa Doubao dalam memimpin pasar kecerdasan buatan di Tiongkok.
  • Penyelesaian sengketa regulasi di AS melalui pengalihan sebagian operasional bisnis.
  • Peningkatan kepercayaan investor institusional seperti BlackRock dan Fidelity.

Serangkaian faktor tersebut membuktikan bahwa fundamental perusahaan tetap kokoh meskipun sempat menghadapi tekanan geopolitik. Keberhasilan ini juga membuka peluang bagi ByteDance untuk melakukan monetisasi lebih lanjut melalui layanan berbayar.

Perbandingan Kekayaan Miliarder Asia

Perubahan posisi ini membuat Mukesh Ambani harus rela turun ke peringkat ketiga dalam daftar orang terkaya di Asia. Di sisi lain, posisi puncak masih ditempati oleh pengusaha asal India lainnya, Gautam Adani.

Berikut adalah ringkasan daftar miliarder terkaya di Asia berdasarkan data Bloomberg:

Nama Miliarder Asal Negara Total Kekayaan (USD)
Gautam Adani India US$117,4 Miliar
Zhang Yiming Tiongkok US$92,8 Miliar
Mukesh Ambani India US$86,9 Miliar

Tabel di atas menunjukkan persaingan ketat antara para penguasa ekonomi di wilayah Asia. Meskipun Zhang Yiming mengalami lonjakan pesat, ia masih terpaut selisih yang cukup signifikan dari Gautam Adani.

Fokus Masa Depan pada Kecerdasan Buatan

ByteDance kini dikabarkan tengah menyiapkan investasi besar-besaran untuk memperkuat sektor AI mereka. Perusahaan tersebut berencana mengalokasikan dana hingga US$70 miliar guna menantang dominasi perusahaan teknologi Amerika Serikat.

Dana investasi jumbo ini rencananya akan diambil dari laba perusahaan yang diprediksi mencapai US$50 miliar pada tahun 2025. Langkah ini dipandang sebagai upaya ByteDance untuk tetap relevan di tengah persaingan teknologi masa depan.

Analis melihat bahwa keberhasilan ByteDance lepas dari tekanan regulasi AS memberikan ruang lebih luas bagi perusahaan. Hal ini diprediksi akan terus meningkatkan peringkat valuasi entitas ByteDance di mata para investor global.

Dengan fundamental yang kuat dan inovasi yang terus berjalan, ByteDance tetap menjadi kandidat utama untuk melantai di bursa saham melalui IPO. Hingga saat ini, pihak perusahaan sendiri belum memberikan komentar resmi terkait perubahan nilai kekayaan pendirinya tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi