Waspadai Gejala Saraf Kejepit saat WFC, Nyeri di Bagian Ini Banyak Dicari Penanganannya pada 2026

Waspadai Gejala Saraf Kejepit saat WFC, Nyeri di Bagian Ini Banyak Dicari Penanganannya pada 2026
Foto: Waspadai Gejala Saraf Kejepit saat WFC, Nyeri di Bagian Ini Banyak Dicari Penanganannya pada 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Bekerja dari kafe atau Work from Cafe (WFC) telah menjadi gaya hidup populer bagi banyak pekerja saat ini. Namun, rasa nyeri dan pegal di area pinggang sering kali muncul setelah duduk diam dalam posisi yang sama selama berjam-jam.

Kondisi ini kerap memicu kekhawatiran apakah rasa sakit tersebut merupakan tanda saraf kejepit. Spesialis bedah saraf dari Lamina Hospital, dr. Victorio, SpBS, memberikan penjelasan untuk membedakan nyeri biasa dengan kondisi yang lebih serius.

Membedakan Nyeri Biasa dan Saraf Kejepit

Menurut dr. Rio, sapaan akrabnya, saraf kejepit atau Hernia Nukleus Pulposus (HNP) memiliki indikator gejala yang sangat spesifik. Beliau menegaskan bahwa gangguan ini tidak hanya terbatas pada rasa pegal di satu titik saja.

Ciri utama yang membedakan saraf kejepit adalah adanya rasa nyeri yang merambat hingga ke bagian kaki. "Saraf kejepit ciri khasnya adalah apabila nyerinya sudah menjalar ke kaki," jelas dr. Rio saat ditemui di Jakarta Selatan.

Di sisi lain, terdapat kondisi yang disebut dengan axial pain, yaitu rasa nyeri yang hanya berpusat pada satu area tulang belakang. Nyeri ini biasanya dirasakan di leher atau punggung bawah tanpa adanya penyebaran ke anggota tubuh lainnya.

Gejala axial pain umumnya dikategorikan sebagai masalah ringan karena tidak menyebar ke lengan maupun kaki. Hal ini biasanya terjadi akibat ketegangan otot sesaat selama beraktivitas.

Penyebab dan Cara Pencegahan Saraf Kejepit

Postur tubuh yang buruk saat bekerja menjadi pemicu utama munculnya masalah pada saraf. Penggunaan kursi yang tidak mendukung posisi tulang belakang dalam waktu lama dapat meningkatkan risiko ini secara signifikan.

Dokter sangat menganjurkan penggunaan kursi ergonomis yang dirancang mengikuti lekukan alami tubuh manusia. Namun, jika fasilitas tersebut tidak tersedia di kafe, terdapat beberapa langkah praktis yang bisa dilakukan untuk melindungi kesehatan tulang belakang.

Berikut adalah beberapa tips untuk menghindari risiko saraf kejepit saat bekerja di luar kantor:

  • Pilih Kursi yang Tepat: Gunakan kursi yang permukaannya tidak terlalu empuk agar tubuh mendapatkan tumpuan yang stabil dan tidak terbebani.
  • Lakukan Jeda Berkala: Sempatkan untuk berdiri dan melakukan peregangan otot serta sendi setiap satu hingga dua jam sekali.
  • Relaksasi Tubuh: Gerakan ringan saat jeda bekerja berfungsi agar saraf tidak mengalami tekanan mendadak atau "kaget" akibat posisi statis.
  • Perhatikan Posisi Layar: Pastikan pandangan mata sejajar dengan perangkat agar tidak membungkuk berlebihan.

Langkah-langkah sederhana di atas sangat efektif untuk menjaga kesehatan jangka panjang bagi Anda yang sering menghabiskan waktu bekerja di tempat umum. Konsistensi dalam melakukan relaksasi menjadi kunci utama agar produktivitas tetap terjaga tanpa mengorbankan kesehatan fisik.

Ringkasan Perbedaan Nyeri Pinggang:

Jenis Nyeri Ciri-Ciri Gejala Tingkat Keparahan
Axial Pain Hanya berpusat di leher atau punggung bawah Ringan
Saraf Kejepit (HNP) Nyeri hebat yang menjalar hingga ke kaki Serius/Perlu Penanganan

Memahami perbedaan jenis nyeri di atas dapat membantu Anda menentukan kapan harus beristirahat sejenak atau kapan harus segera melakukan konsultasi medis. Selalu prioritaskan kenyamanan postur tubuh demi mencegah gangguan saraf kronis di masa depan.

Artikel terkait

Rekomendasi