Perubahan besar dialami oleh seorang pria berusia 45 tahun bernama Matthew Bickel. Ia sukses menurunkan berat badannya sebanyak 114 kg setelah sebelumnya mencapai 241 kg. Kondisi ini terjadi akibat kecanduannya terhadap makanan yang tidak sehat. Dalam kesehariannya, Matthew bisa menghabiskan satu loyang pizza penuh, enam kaleng soda, dan makanan penutup dalam porsi besar dalam sekali makan.
Namun, hidupnya berubah setelah ia didiagnosis dengan pradiabetes oleh dokter. Kekhawatiran akan kondisi kesehatannya memaksa Matthew untuk mengubah gaya hidupnya secara drastis. Pradiabetes sendiri adalah keadaan di mana kadar gula darah lebih tinggi dari normal, tetapi belum mencapai tahap diabetes tipe 2. Jika tidak segera diatasi, kondisi ini berpotensi berkembang menjadi diabetes. Menurut Mayo Clinic, beberapa faktor risiko pradiabetes antara lain berat badan dan ukuran pinggang yang berlebih, kurangnya aktivitas fisik, pola makan tidak sehat, usia, riwayat keluarga, dan kondisi metabolik yang buruk.
Selama 15 tahun, Matthew berkomitmen menjalani perubahan gaya hidup yang konsisten dan akhirnya berhasil menurunkan berat badannya menjadi 114 kg. Ia bahkan kini berkiprah sebagai atlet ultramarathon. Lalu, apa saja rahasia dari diet dan latihan yang dilakukan oleh Matthew hingga mencapai bentuk tubuh yang sehat dan bugar?
Rahasia Diet Matthew untuk Menurunkan Berat Badan
Memulai Diet dengan Mengurangi Minuman Manis dan Mengatur Pola Makan:Pertama, Matthew mulai menyentuh aspek sederhana dari dietnya dengan menghapus total minuman berkalori tinggi. Ia menghilangkan kebiasaan minum enam kaleng soda setiap hari dan menggantinya dengan air putih sebagai satu-satunya minuman utama. Selain itu, Matthew juga belajar memasak sendiri untuk memastikan kontrol atas nutrisi dan porsi makanan yang dikonsumsinya.
Memulai Olahraga Low-Impact, Jalan Kaki dan Mendaki:Karena risikonya yang tinggi jika memulai olahraga berat dengan berat badan di atas 200 kg, Matthew memilih latihan yang berintensitas rendah atau low-impact. Ia mengandalkan aktivitas jalan kaki dan mendaki setiap hari. Selain membantu membakar kalori secara teratur, kecintaannya pada kegiatan alam terbuka juga mendukung kesehatan mentalnya selama proses penurunan berat badan. Metode ini sukses membantu Matthew mengurangi 45 kg pertamanya dalam waktu kurang dari enam bulan.
Mengadopsi CrossFit untuk Membangun Massa Otot:Setelah bobot tubuhnya berkurang, Matthew mulai mengunjungi pusat kebugaran lagi. Ia memilih CrossFit untuk meningkatkan massa otot dan kebugaran fungsional. Program latihan dengan intensitas tinggi ini pula yang membuka jalan baginya untuk menekuni olahraga ketahanan lain, seperti bersepeda jarak jauh dan berlari.
Transformasi Matthew Bickel menjadi inspirasi bagi banyak orang yang berusaha untuk mencapai perubahan besar. Dengan mengontrol pola makan dan konsisten dengan rutinitas olahraganya, ia berhasil mencapai keseimbangan hidup yang lebih sehat dan bugar.