Disentil Prabowo, Nutrisi Ayam MBG Ternyata Berubah Saat Dipotong Lebih dari 14

Disentil Prabowo, Nutrisi Ayam MBG Ternyata Berubah Saat Dipotong Lebih dari 14
Foto: Disentil Prabowo, Nutrisi Ayam MBG Ternyata Berubah Saat Dipotong Lebih dari 14. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Presiden Prabowo Subianto menyoroti pentingnya ukuran porsi lauk dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) saat menghadiri acara "Building Indonesia's Future Generations Through Nutrition" yang digelar di Sentul International Convention Center, Bogor, Jawa Barat, Rabu (3/6/2026). Pada kesempatan itu, Prabowo membandingkan dua wadah berisi ayam goreng dengan ukuran potongan berbeda; satu wadah berisi ayam yang dibagi menjadi delapan bagian dan satu lagi menjadi 14 bagian. Ini digunakan Prabowo untuk mengingatkan mitra penyedia MBG agar tidak mengurangi porsi lauk anak-anak.

"Jadi yang 14 aja sebesar ini, kalau kecil begini ya berapa? Jangan-jangan 18 atau 22?" ujar Prabowo. Dia juga menekankan bahwa satu ekor ayam tidak boleh dipotong lebih dari 14 bagian. "Kalau potong lebih dari 14, dosa! dosa!. Berapa juta anak-anak Indonesia akan kecewa," tambahnya.

Tindakan ini menarik untuk dianalisis dari perspektif gizi. Jika satu ayam dibagi menjadi 14 potong, berapa berat dan kandungan nutrisinya yang didapat anak? Apakah porsi ini sesuai dengan pedoman gizi seimbang dan mampu memenuhi kebutuhan gizi anak-anak Indonesia?

Menakar Kandungan Gizi Ayam Dipotong 14

Berdasarkan buku "Foto Makanan" Kementerian Kesehatan RI Tahun 2014, potongan paha bawah ayam memiliki Berat Dapat Dimakan (BDD) sekitar 30 gram, potongan paha atas 40 gram, sayap 30 gram, dada bawah 50 gram, dan dada atas 60 gram. Jika satu ekor ayam dipotong menjadi 14, dapat terdiri dari:

  • Dua potong paha bawah masing-masing 30 gram
  • Dua potong sayap masing-masing 30 gram
  • Dua potong paha atas masing-masing 40 gram
  • Bagian dada dan badan ayam dibagi menjadi delapan potong sekitar 30 gram per potong

Berat tersebut adalah BDD, artinya setelah memperhitungkan tulang dan bagian yang tidak dimakan. Menurut Permenkes RI Nomor 41 Tahun 2014 tentang Pedoman Gizi Seimbang, 40 gram daging ayam mengandung sekitar 50 kkal energi, 7 gram protein, dan 2 gram lemak. Jadi, potongan ayam dari 30 hingga 40 gram masih menyumbang protein hewani penting untuk pertumbuhan dan fungsi metabolisme anak. Protein ayam berkualitas tinggi sebab mengandung asam amino esensial.

Bagi anak usia sekolah, protein berperan mendukung perkembangan otot, tulang, dan menjaga daya tahan tubuh. Namun, kebutuhan gizi tidak hanya bergantung pada ayam, tetapi juga komponen lain dalam menu MBG yang menyediakan karbohidrat, sayuran, buah, dan protein lain.

Panduan Isi Piringku dan Pedoman Gizi Seimbang mengategorikan 30-40 gram ayam sebagai porsi lauk hewani yang sedang. Dengan komponen pangan lainnya, potongan ayam ini masih sejalan dengan ide gizi seimbang.

Meski demikian, pemenuhan gizi harian anak tidak dapat dinilai dari satu kali makan. MBG hanya memberikan satu kali makan, biasanya siang hari. Total kebutuhan energi, protein, vitamin, dan mineral anak harus dipenuhi dari semua makanan dan minuman sepanjang hari.

Pada akhirnya, potongan ayam 14 bagian ini bisa mendukung kecukupan gizi di makan siang program MBG. Namun, apakah kebutuhan gizi seluruh hari sudah terpenuhi, bergantung pada pola makan harian secara keseluruhan, bukan hanya satu makan dalam program MBG.

```

Artikel terkait

Rekomendasi