Mengenal Capsule Wardrobe: Tren Fashion Anti Ribet yang Banyak Dipakai 2026

Mengenal Capsule Wardrobe: Tren Fashion Anti Ribet yang Banyak Dipakai 2026
Foto: Mengenal Capsule Wardrobe: Tren Fashion Anti Ribet yang Banyak Dipakai 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Mari mengenal konsep pakaian yang lebih mindful, yaitu capsule wardrobe. Ini adalah gaya berpakaian yang mengedepankan pemilihan pakaian yang fungsional, minimalis, dan mudah untuk dipadupadankan, sebagai alternatif dari fast fashion.

Capsule wardrobe mendorong kita hanya memiliki pakaian esensial yang dapat dipakai berulang dalam berbagai gaya. Pada awalnya, istilah ini tampak sebagai tren baru, namun sebenarnya telah ada sejak lama.

Asal-usul Capsule Wardrobe

Konsep capsule wardrobe mulai dikenal pada tahun 1970-an. Susie Faux, pemilik butik dari Inggris, memperkenalkan istilah ini untuk membantu perempuan menata kembali koleksi pakaian menjadi lebih simpel dan kualitas berkelas. Lalu, pada 1980-an, Donna Karan memperkenalkan 'Seven Easy Pieces' yang menawarkan setelan kerja multifungsi.

Namun, konsep ini sudah ditanamkan sejak tahun 1940-an ketika Vogue memuat artikel tentang mix and match pakaian. Pada akhir 1930-an dan awal 1940-an, majalah tersebut menyoroti pentingnya pakaian dasar yang dapat dipadu-padankan.

Saat ini, majalah dan situs fesyen sering kembali membahas capsule wardrobe sebagai cara berpakaian musiman yang bisa diterapkan di berbagai iklim. Popularitasnya kini meningkat akibat kesadaran lingkungan dan kebutuhan gaya hidup hemat serta sederhana.

Praktik Capsule Wardrobe di Kehidupan Sehari-hari

Dengan menerapkan capsule wardrobe, habit berpakaian kita menjadi lebih perhatian. Kita diajak untuk berhenti sejenak dan bertanya, "Apakah saya benar-benar memerlukan ini?" berbanding menuruti tren impulsif.

Sebagai strategi modis yang juga etis, capsule wardrobe bisa membantu menurunkan dampak lingkungan dari industri fesyen. Walau belum dapat dipastikan sepenuhnya, strategi ini bisa mengurangi jejak ekologis masing-masing konsumen.

Perkembangan Pasar Capsule Wardrobe

Menurut Market Research Intellect, pasar capsule wardrobe diproyeksikan mencapai US$3,1 miliar pada 2033, tumbuh dari US$1,2 miliar di 2024. Pertumbuhan terbesar berasal dari wilayah Amerika Utara, Eropa, dan Asia Pasifik.

Kami lebih tertarik pada pengurangan pemborosan dan dampak negatif fast fashion, sehingga beralih pada pakaian berkualitas yang dapat dipakai lebih lama.

Cynthia S. Lestari, pendiri Lyfe With Less, berpendapat bahwa capsule wardrobe membantu merayakan isi lemari dengan lebih sehat. Dia menyarankan agar kita menyesuaikan aturan capsule wardrobe sesuai kebutuhan pribadi masing-masing.

Capsule wardrobe bukanlah solusi instan untuk semua orang, namun jika diterapkan dengan tepat dapat mengarahkan kita menuju gaya hidup berpakaian yang lebih bijaksana.

Artikel terkait

Rekomendasi