Universitas Trunojoyo Madura (UTM) resmi memperluas jangkauan akademiknya dengan menghadirkan Program Studi Kedokteran. Kehadiran jurusan baru di Jawa Timur ini menjadi peluang emas bagi calon mahasiswa yang ingin mengejar karier di dunia medis.
Izin operasional ini mencakup dua program sekaligus, yaitu jenjang Sarjana (S1) Kedokteran dan Pendidikan Profesi Dokter. Keputusan tersebut tertuang dalam surat resmi Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi yang diterbitkan pada awal Juni 2026.
Persiapan Matang Fakultas Kedokteran UTM
Rektor UTM, Prof Safi', menegaskan bahwa pihak kampus telah bekerja keras memenuhi standar ketat yang ditetapkan pemerintah. Fokus utama persiapan mencakup kualitas tenaga pengajar, kelengkapan fasilitas laboratorium, hingga penyusunan kurikulum yang relevan.
Proses panjang ini telah dimulai sejak tahun 2024 melalui berbagai tahapan verifikasi yang mendalam. Hasilnya, UTM dinyatakan layak menyelenggarakan pendidikan kedokteran setelah melewati rangkaian asesmen dokumen dan tinjauan lapangan.
Dalam menjalankan program ini, UTM tidak sendirian karena mendapatkan pendampingan khusus. Penyelenggaraan pendidikan kedokteran di UTM akan berada di bawah binaan langsung Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya (UB) Malang.
Kuota dan Mekanisme Pendaftaran
Untuk angkatan perdana pada tahun akademik 2026/2027, UTM menyediakan kuota yang terbatas bagi calon mahasiswa. Kampus hanya akan menerima maksimal 50 mahasiswa baru yang nantinya dibagi ke dalam dua kelas intensif.
Karena seleksi jalur nasional telah berakhir, penerimaan mahasiswa baru kedokteran dilakukan sepenuhnya melalui jalur mandiri. Prof Safi' memastikan bahwa seluruh sumber daya manusia dan sarana prasarana sudah siap menyambut angkatan pertama.
Meski jadwal rinci belum diumumkan secara tertulis, pihak kampus mengonfirmasi bahwa pendaftaran akan segera dibuka. Calon pelamar diharapkan memantau laman resmi universitas untuk mendapatkan informasi jadwal yang lebih detail.
Informasi pendaftaran jalur mandiri dapat diakses melalui saluran berikut:
- Situs pendaftaran resmi pada tautan https://smmutm.trunojoyo.ac.id/.
- Pembaruan informasi terkini melalui akun Instagram resmi @universitastrunojoyomadura.
- Pusat informasi pada laman utama Fakultas Kedokteran UTM.
Layanan informasi ini disediakan untuk membantu calon mahasiswa mendapatkan detail pendaftaran dengan cepat dan akurat. Pastikan untuk selalu merujuk pada sumber resmi agar tidak melewatkan tenggat waktu pendaftaran.
Berbagai Pilihan Jalur Mandiri Lainnya
Selain Program Studi Kedokteran, UTM juga tengah membuka kesempatan bagi calon mahasiswa di berbagai program studi lainnya. Terdapat beberapa skema jalur mandiri yang bisa dipilih sesuai dengan kualifikasi dan kebutuhan pendaftar.
Berikut adalah daftar jalur seleksi mandiri yang saat ini sedang dibuka oleh UTM:
- Seleksi Mandiri Reguler Gelombang II bagi masyarakat umum.
- Jalur Kerjasama yang ditujukan bagi instansi atau lembaga mitra.
- Jalur Afirmasi khusus bagi masyarakat asli Madura.
- Jalur Golden Ticket bagi para pemenang kompetisi atau pemilik prestasi luar biasa.
Program-program ini dirancang untuk memberikan akses pendidikan tinggi yang lebih luas bagi berbagai lapisan masyarakat. Setiap jalur memiliki kriteria seleksi yang spesifik untuk menjaring calon mahasiswa terbaik.
Bagi Anda yang berminat mendaftar di jalur non-kedokteran tersebut, pendaftaran dibuka secara daring hingga 25 Juni 2026. Biaya pendaftaran yang ditetapkan untuk mengikuti seleksi ini adalah sebesar Rp300 ribu.
Kehadiran Fakultas Kedokteran di Universitas Trunojoyo Madura diharapkan mampu memperkuat layanan kesehatan di wilayah tersebut. Hal ini juga menjadi kabar baik bagi lulusan SMA di Jawa Timur yang ingin menempuh pendidikan kedokteran di perguruan tinggi negeri.