Persebaya Surabaya tampil luar biasa saat menyambangi markas Semen Padang dalam lanjutan pekan ke-33 BRI Super League. Bermain di Stadion H. Agus Salim, Padang, pada Jumat (15/5/2026), tim berjuluk Bajul Ijo tersebut sukses menggulung tuan rumah dengan skor telak 7-0.
Kemenangan besar ini menjadi bukti dominasi total anak asuh Bernardo Tavares, terutama saat memasuki paruh kedua pertandingan. Efektivitas serangan yang sangat tinggi membuat lini pertahanan Semen Padang tidak berdaya meredam agresivitas tim tamu sepanjang laga.
Evaluasi di Balik Pesta Gol Persebaya
Meski timnya berhasil menyarangkan tujuh gol tanpa balas, pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, justru menunjukkan sikap yang sangat tenang. Juru taktik berkebangsaan Portugal tersebut mengaku belum merasa puas sepenuhnya dengan performa yang ditampilkan oleh anak asuhnya di lapangan.
Dalam konferensi pers setelah pertandingan, Tavares memberikan peringatan keras agar para pemain tidak terjebak dalam euforia yang berlebihan. Ia menilai bahwa hasil akhir yang mencolok tidak serta-merta mencerminkan jalannya laga yang dianggapnya tetap memiliki tantangan tersendiri.
Pernyataan resmi pelatih Persebaya Surabaya mengenai jalannya pertandingan:
- "Skor pertandingan ini memang terlihat sangat besar, namun kenyataannya di lapangan tidak semudah yang dibayangkan," ungkap Bernardo Tavares.
- Pelatih asal Portugal tersebut langsung memberikan instruksi agar skuad Bajul Ijo tetap membumi dan tidak terlena dengan kemenangan ini.
- Fokus utama tim saat ini adalah menjaga konsistensi permainan untuk menghadapi laga-laga krusial yang masih tersisa di depan mata.
Komentar tersebut menunjukkan bahwa Tavares adalah pelatih yang sangat detail dalam memperhatikan performa kolektif tim. Ia tidak ingin hasil besar ini membuat mentalitas pemain menjadi kendur pada pertandingan selanjutnya.
Dominasi Statistik Persebaya Surabaya
Jika menilik statistik pertandingan, dominasi Persebaya Surabaya atas Semen Padang memang terlihat sangat mencolok di berbagai aspek. Tim tamu tercatat menguasai jalannya laga dengan persentase penguasaan bola mencapai 49 persen selama sembilan puluh menit permainan.
Bajul Ijo juga tampil sangat agresif dengan melepaskan total 19 tembakan, di mana 10 di antaranya berhasil mengarah tepat ke gawang. Keberhasilan ini tidak lepas dari kemampuan para pemain dalam menciptakan peluang matang serta akurasi operan yang sangat baik.
Berikut adalah ringkasan data statistik performa Persebaya dalam laga tersebut:
| Aspek Statistik | Jumlah / Persentase |
|---|---|
| Penguasaan Bola | 49 Persen |
| Total Tembakan | 19 Percobaan |
| Tembakan Tepat Sasaran | 10 Tembakan |
| Peluang Matang | 12 Peluang |
| Umpan Sukses di Area Lawan | 47 Umpan |
Data di atas memperlihatkan betapa efektifnya skema serangan yang dibangun oleh Persebaya di area pertahanan Semen Padang. Tekanan yang konsisten membuat barisan belakang lawan terus melakukan kesalahan yang berujung pada banjir gol bagi Green Force.
Persebaya sebenarnya sudah menunjukkan tajinya dengan unggul dua bola pada babak pertama sebelum jeda turun minum. Namun, performa mereka justru semakin meningkat tajam pada babak kedua hingga mampu menutup laga dengan keunggulan tujuh gol.
Bernardo Tavares tetap menyoroti beberapa aspek teknis yang dianggap masih memerlukan perbaikan mendalam dari para pemainnya. Ia secara khusus memberikan catatan mengenai reaksi pemain saat kehilangan bola yang dinilai menurun pada penghujung babak pertama.
Beberapa poin evaluasi teknis dari Bernardo Tavares untuk skuad Bajul Ijo:
- Reaksi transisi dari menyerang ke bertahan saat kehilangan penguasaan bola pada 15 menit terakhir babak pertama masih dinilai lambat.
- Tavares menegaskan bahwa kesalahan kecil dalam detail permainan bisa berakibat fatal jika menghadapi lawan dengan karakter yang lebih kuat.
- Ia memberikan peringatan khusus bahwa kelemahan serupa tidak boleh terulang kembali saat mereka menghadapi Persik Kediri nantinya.
Peringatan ini diberikan agar para pemain tetap waspada dan tidak menganggap remeh lawan mana pun di sisa kompetisi. Menurutnya, kedisiplinan dalam menjalankan instruksi taktik adalah kunci utama untuk mempertahankan tren positif yang tengah diraih.
Momentum kemenangan besar ini mulai terlihat jelas setelah Persebaya berhasil mencetak gol ketiga dan keempat mereka. Sejak titik tersebut, kendali permainan sepenuhnya berada di tangan para penggawa Green Force yang tampil penuh percaya diri.
Eks pelatih PSM Makassar itu kini mengalihkan fokus pada proses pemulihan fisik para pemain agar siap menghadapi jadwal padat. Ia juga memantau kondisi beberapa pilar utama yang dilaporkan belum berada dalam tingkat kebugaran seratus persen.
Rencana tim menjelang pekan terakhir BRI Super League:
- Fokus utama saat ini adalah proses recovery pemain guna mengembalikan stamina setelah menjalani pertandingan dengan intensitas tinggi.
- Staf kepelatihan akan terus memantau perkembangan kondisi fisik setiap pemain untuk meminimalisir risiko cedera di akhir musim.
- Seluruh anggota tim diminta untuk tetap rendah hati dan menjaga fokus mental agar tidak kehilangan momentum kemenangan.
Sikap profesional yang ditunjukkan Tavares ini diharapkan mampu menjaga stabilitas tim hingga kompetisi benar-benar berakhir. Ia ingin memastikan bahwa Persebaya menutup musim dengan performa yang paling maksimal dan memuaskan bagi para pendukung.
Respek untuk Semen Padang dan Menatap Laga Pamungkas
Meskipun baru saja menghancurkan Semen Padang di kandangnya sendiri, Tavares tetap menunjukkan sisi sportivitasnya yang tinggi. Ia memberikan apresiasi terhadap eksistensi Semen Padang sebagai salah satu klub bersejarah yang memiliki basis suporter luar biasa.
Tavares mengungkapkan harapannya agar tim berjuluk Kabau Sirah tersebut bisa segera bangkit dari kekalahan pahit ini. Ia menilai bahwa sepak bola kasta tertinggi di Indonesia sangat membutuhkan kehadiran tim dengan atmosfer stadion yang hebat seperti di Padang.
Kini, Persebaya Surabaya hanya menyisakan satu pertandingan terakhir dalam kampanye BRI Super League musim ini. Pertandingan pamungkas tersebut akan mempertemukan mereka dengan Persik Kediri di hadapan ribuan Bonek yang akan memadati stadion.
Duel bertajuk Derby Jawa Timur ini dijadwalkan berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, pada Sabtu (23/5/2026). Persebaya bertekad mengamankan tiga poin di kandang sendiri guna mengakhiri musim dengan catatan yang manis dan penuh kebanggaan.