Jelang Lawan Timnas Indonesia, Timnas Mozambik Khawatir Masalah Jet Lag di FIFA Matchday 2026

Jelang Lawan Timnas Indonesia, Timnas Mozambik Khawatir Masalah Jet Lag di FIFA Matchday 2026
Foto: Jelang Lawan Timnas Indonesia, Timnas Mozambik Khawatir Masalah Jet Lag di FIFA Matchday 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pelatih Timnas Mozambik, Chiquinho Conde, menaruh perhatian khusus pada kondisi fisik para pemainnya menjelang laga kontra Timnas Indonesia. Ia berharap skuad asuhannya tidak mengalami kendala kelelahan akibat perjalanan udara yang sangat jauh menuju Jakarta.

Sesuai jadwal FIFA Matchday Juni 2026, Timnas Mozambik akan berhadapan dengan skuad Garuda pada Selasa, 9 Juni 2026. Namun, sebelum duel tersebut berlangsung, tim dari Afrika ini terlebih dahulu harus melakoni pertandingan melawan Timnas Oman pada Minggu, 7 Juni 2026.

Persiapan Intensif di Maputo

Persiapan serius telah dilakukan oleh Timnas Mozambik dengan menggelar pemusatan latihan di Maputo sejak Senin, 1 Juni 2026. Latihan keras ini difokuskan sebagai modal utama untuk menghadapi dua lawan tangguh di Indonesia, yakni Oman dan tuan rumah Indonesia.

Setelah menuntaskan agenda latihan di negara sendiri, rombongan tim yang dijuluki The Mambas ini langsung bertolak menuju Jakarta. Seluruh awak tim dijadwalkan terbang ke Indonesia pada Kamis, 4 Juni 2026, guna mengejar waktu adaptasi di Tanah Air.

Dalam daftar keberangkatan tersebut, Chiquinho Conde membawa sebanyak 25 pemain pilihan untuk mengisi komposisi skuad. Mereka dipersiapkan secara maksimal guna memberikan perlawanan terbaik dalam dua laga uji coba internasional tersebut.

Rincian perjalanan dan tantangan fisik yang dihadapi skuad The Mambas:

  • Tim menempuh perjalanan udara langsung dari Maputo, Ibu Kota Mozambik, menuju Jakarta.
  • Estimasi waktu yang dihabiskan di pesawat diperkirakan mencapai lebih dari 17 jam perjalanan.
  • Total waktu tempuh secara keseluruhan dari keberangkatan hingga tiba di lokasi bisa mencapai 24 jam.
  • Tantangan utama yang diwaspadai adalah efek jet lag dan pemulihan kebugaran otot setelah duduk lama di pesawat.

Jarak geografis yang sangat membentang antara Afrika dan Asia Tenggara memang menjadi tantangan tersendiri bagi Mozambik. Pelatih Chiquinho Conde mengakui bahwa durasi perjalanan yang sangat lama ini menuntut evaluasi kondisi fisik yang cermat.

Ia menyampaikan melalui laman resmi Federasi Sepak Bola Mozambik (FMF) bahwa penilaian fisik pemain adalah prioritas utama setibanya di Jakarta. Hal ini dilakukan agar program latihan berikutnya bisa disesuaikan dengan tingkat kebugaran masing-masing penggawa.

Agenda Latihan di Jakarta

Setibanya di Jakarta, Ernani Siluane dan kolega diprediksi hanya akan menjalani latihan ringan pada hari Jumat, 5 Juni 2026. Agenda ini bertujuan untuk melemaskan otot-otot pemain setelah menempuh perjalanan yang melelahkan melintasi benua.

Setelah itu, tim akan melanjutkan dengan sesi latihan resmi atau official training tepat sehari sebelum laga melawan Oman. Jeda waktu yang sangat mepet antara kedatangan dan hari pertandingan menjadi perhatian besar bagi staf kepelatihan.

Chiquinho berharap kondisi fisik dan mental anak asuhnya tetap terjaga meskipun baru saja tiba di Indonesia. Ia menginginkan timnya tetap bisa tampil kompetitif dan menunjukkan performa terbaik di hadapan publik sepak bola Indonesia.

Harapan Pelatih Mozambik terkait performa anak asuhnya:

  • Pemain diharapkan mampu beradaptasi dengan cepat terhadap perbedaan waktu dan iklim di Jakarta.
  • Kondisi fisik tidak boleh menurun drastis meski hanya memiliki waktu istirahat singkat sebelum bertanding.
  • Mental bertanding tetap stabil agar skema permainan yang telah dilatih di Maputo bisa berjalan maksimal.
  • Target utamanya adalah menampilkan versi terbaik dari permainan kolektif Timnas Mozambik.

Dalam skuad yang dibawa kali ini, perhatian banyak tertuju pada sosok Amancio Canhemba. Gelandang serang berusia 28 tahun ini memiliki nama panggilan unik, yakni Neymar, yang merujuk pada kualitas tekniknya di lapangan hijau.

Meskipun bukan Neymar Jr asal Brasil, pemain Ferroviario de Nacala ini merupakan pilar penting di lini tengah The Mambas. Hingga saat ini, ia sudah mencatatkan lima penampilan bersama tim nasional dan menyumbangkan satu gol.

Selain "Neymar", Mozambik juga membawa striker senior berpengalaman, Luís Miquissone. Pemain yang merumput di liga Libya bersama Al-Ahly SC ini merupakan pencetak gol handal dengan koleksi 9 gol dari 48 caps internasional.

Daftar Lengkap Skuad Timnas Mozambik untuk FIFA Matchday di Jakarta:

Posisi Nama Pemain dan Klub Asal
Kiper Ernani Siluane (Black Bulls), Ivan Urrubal (AD Pemba), Kimiss Zavala (Marítmo).
Belakang Edmilson Dove (Al-Quwa), Valter Nhacussa (Beira), Bheu Januario (Beira), Ifren Matola (Songo), Francisco Muchanga (Costa do Sol), Celton Jamisse (Black Bulls), Feliciano Jone (Abu Salim), Manuel Cumbane (Black Bulls), Oscar Cherene (Songo).
Tengah Amade Momade (Costa do Sol), Ezequiel Machava (Maputo), Manuel Kambala (Polokwane City), Keyns Abdalla (Leça FC), Dario Melo (Nacala), Luis Miquissone (Al-Ahly), Amancio Canhemba (Nacala), Nelio Matsinhe (Maputo), Xamin Chalinda (Tete).
Depan Dayo Antonio (Beira), Angelo Cantolo (Black Bulls), Chaimito Alfandega (Varzim SC).

Daftar pemain di atas menunjukkan kombinasi antara pemain yang berkarier di liga domestik Mozambik dan beberapa pemain yang merantau ke luar negeri. Kekuatan ini diprediksi akan memberikan ujian yang serius bagi pertahanan Timnas Indonesia nantinya.

Dengan persiapan yang sudah dimulai sejak jauh hari di Maputo, Mozambik tampak sangat serius menatap laga ini. Kini, fokus utama mereka adalah memulihkan kondisi secepat mungkin agar bisa tampil maksimal saat menghadapi Oman dan Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi