Borneo FC bergerak cepat dalam membangun tim untuk menghadapi musim baru di Super League. Klub yang dikenal dengan julukan Pesut Etam tersebut memastikan tetap mempertahankan dua bintang asing mereka, yaitu bek kiri asal Brasil, Caxambu, dan gelandang serang Kolombia, Juan Villa. Langkah ini menunjukkan keyakinan manajemen terhadap kontribusi kedua pemain tersebut selama musim lalu.
Di sisi lain, Borneo FC juga telah mengumumkan perpisahan dengan gelandang asal Jepang, Kei Hirose. Ia memilih untuk meninggalkan Samarinda, mengikuti jejak Mariano Peralta. Keputusan ini menandai akhir dari perjalanan Hirose di klub tersebut.
Caxambu, dengan nama lengkap Westherley Garcia Nogueira, menunjukkan konsistensi luar biasa di lini pertahanan Borneo FC musim lalu. Bek berusia 29 tahun ini tampil dalam 28 pertandingan dan berhasil mencetak satu gol. Meski baru bergabung pada 2025, performanya dianggap stabil, khususnya dalam transisi permainan dari sisi kiri lapangan.
Sebelum berkarier di Indonesia, Caxambu telah bermain di sejumlah klub di Brasil, Malta, dan Armenia. Pengalaman ini membantunya cepat beradaptasi dengan atmosfer sepak bola Tanah Air. Klub-klub yang pernah ia bela termasuk São José, Veranópolis, Internacional, dan Naxxar Lions sebelum akhirnya bergabung dengan Borneo FC.
Sementara itu, Juan Villa turut menjadi kunci di lini tengah Pesut Etam. Gelandang serang asal Kolombia berusia 26 tahun ini mencatatkan 13 gol dalam 31 pertandingan musim lalu. Prestasinya menjadikan Villa salah satu pemain asing paling produktif di skuad Borneo FC.
Keahliannya dalam membuka ruang, memberikan umpan matang, hingga mencetak gol dari lini kedua menjadikannya pemain andalan tim sepanjang musim. Konsistensi ini mendorong manajemen untuk tetap menyimpannya dalam skuad.