Dividen Rp228 Miliar dari Temas (TMAS) Tahun 2025 Cair, Simak Jadwal Rinciannya!

Dividen Rp228 Miliar dari Temas (TMAS) Tahun 2025 Cair, Simak Jadwal Rinciannya!
Foto: Dividen Rp228 Miliar dari Temas (TMAS) Tahun 2025 Cair, Simak Jadwal Rinciannya!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Temas Tbk. (TMAS), perusahaan yang bergerak di bidang pelayaran, berencana membagikan dividen tunai dari laba tahun 2025 kepada para investor. Total dividen yang akan dibagikan mencapai Rp228,20 miliar atau setara dengan Rp4 per saham. Informasi ini disampaikan oleh Corporate Secretary TMAS, Santi Dewi, dan keputusan tersebut telah ditetapkan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPS) yang dilaksanakan pada 2 Juni 2026.

Santi Dewi menjelaskan, dividen yang dibagikan bersumber dari laba bersih yang diperoleh selama tahun 2025. "Perseroan akan membagikan dividen tunai untuk tahun buku 2025 sebesar Rp228,20 miliar, atau Rp4 per saham," ujarnya dalam keterbukaan informasi, Jumat, 5 Juni 2026.

Berikut adalah jadwal lengkap pembagian dividen TMAS:

  • Cum dividen untuk pasar reguler dan negosiasi ditetapkan pada 10 Juni 2026.
  • Ex dividen untuk pasar reguler dan negosiasi dijadwalkan pada 11 Juni 2026.
  • Cum dividen di pasar tunai pada 12 Juni 2026.
  • Ex dividen di pasar tunai pada 15 Juni 2026.
  • Recording date atau tanggal penetapan daftar pemegang saham yang berhak mendapatkan dividen adalah 12 Juni 2026.
  • Pembayaran dividen tunai akan dilaksanakan pada 3 Juli 2026.

Manajemen TMAS menyatakan bahwa proses pelaksanaan pembagian dividen telah dikoordinasikan dengan Bursa Efek Indonesia (BEI), Kustodian Sentral Efek Indonesia (KSEI), dan Biro Administrasi Efek. Pembagian dividen ini dijamin tidak akan mengganggu kelangsungan usaha perusahaan. Sepanjang tahun 2025, TMAS melaporkan laba bersih sebesar Rp449,23 miliar dengan saldo laba ditahan bebas melampaui Rp2,80 triliun dan total ekuitas mencapai Rp3,15 triliun hingga akhir Desember 2025.

Artikel ini tidak bertujuan untuk mengajak membeli atau menjual saham. Segala keputusan investasi ada di tangan pembaca, dan Bisnis.com tidak bertanggung jawab atas konsekuensi dari keputusan tersebut.

Artikel terkait

Rekomendasi