Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada Jumat (5/6/2026) pukul 10.46 WIB masih berada di zona merah. Informasi dari Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan IHSG menurun 2,06 persen, setara 120 poin, menjadi 5.712,38. Indeks ini terus bertahan di rentang 5.713 hingga 5.770.
Meskipun IHSG mengalami penurunan, saham PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) justru mencatat kenaikan 3,62 persen atau 100 poin dan berada di level 2.860,00 pada pukul 10.50 WIB. Pun saham PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) menguat 2,00 persen menjadi 3.570,00. Demikian pula dengan PT Merdeka Copper Gold (MDKA) yang naik 6,83 persen atau 170 poin.
Di sisi lain, sektor perbankan justru mengalami penurunan. Saham BBCA, BBRI, BMRI, dan BBNI terpantau kompak merah. BBCA, misalnya, turun 4,15 persen atau 225 poin menjadi Rp 5.200,00 per lembar saham. Sementara itu, BBNI menurun 4,20 persen atau 150 poin ke Rp 3.420,00 per lembar saham.
Penurunan juga terjadi pada saham BMRI yang turun 2,27 persen atau 90 poin menjadi Rp 3.880,00. Sedangkan BBRI turun 2,14 persen atau 60 poin ke 2.750 per lembar saham. Pada awal perdagangan, sektor keuangan di IDX mengalami pelemahan terdalam, turun 3,16 persen.
Pada pukul 10.26 WIB, penurunan di sektor keuangan kian tajam, berkurang 48,32 poin atau 3,89 persen menjadi 1.192,35. Berikut ini adalah daftar saham yang menjadi top losers dan top gainers di LQ45 pagi ini:
Top Gainers:
- PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) naik 5,22 persen.
- PT Alamtri Minerals Indonesia Tbk (ADMR) naik 4,83 persen.
- PT Vale Indonesia Tbk (INCO) naik 4,33 persen.
Top Losers:
- PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS) turun 9,59 persen.
- PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) turun 7,65 persen.
- PT Adaro Andalan Indonesia Tbk (AADI) turun 6,23 persen.
KOMPAS.com berkomitmen menyajikan fakta yang jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung jurnalisme yang berkualitas dan rasakan pengalaman membaca tanpa gangguan iklan dengan menjadi anggota KOMPAS.com Plus sekarang.