PGN Raih Sertifikasi ISO 55001, Perkuat Pengelolaan Infrastruktur Gas Nasional

PGN Raih Sertifikasi ISO 55001, Perkuat Pengelolaan Infrastruktur Gas Nasional
Foto: Ilustrasi PGN Raih Sertifikasi ISO 55001, Perkuat Pengelolaan Infrastruktur Gas Nasional.
Ukuran teks

PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGN) baru saja mengukuhkan posisinya sebagai pengelola infrastruktur gas bumi yang mumpuni. Subholding Gas Pertamina ini secara resmi menerima sertifikasi Sistem Manajemen Aset ISO 55001.

Sertifikasi bergengsi tersebut diberikan oleh British Standards Institution Group Indonesia (BSI Group Indonesia). Pengakuan internasional ini mencakup lingkup infrastruktur transmisi South Sumatera-West Java (SSWJ) serta distribusi gas.

Pencapaian ini sekaligus menjadi bukti nyata bahwa pengelolaan aset PGN telah memenuhi standar dunia. Perusahaan dinilai mampu menjalankan operasional yang andal, efisien, aman, dan berorientasi pada keunggulan operasional.

Komitmen Terhadap Efisiensi Operasional

Corporate Secretary PGN, Fajriyah Usman, menjelaskan bahwa penerapan ISO 55001 merupakan langkah strategis perusahaan. Hal ini memastikan seluruh infrastruktur gas bumi dikelola secara sistematis dan terorganisir.

Penerapan standar ini juga bertujuan untuk menjaga keberlanjutan layanan bagi para pelanggan. Dengan manajemen aset yang efektif, kualitas layanan gas bumi diharapkan terus meningkat secara konsisten.

Fajriyah menambahkan bahwa implementasi standar internasional ini memberikan fondasi yang sangat kuat bagi PGN. Pendekatan pengelolaan yang terstruktur membantu perusahaan dalam memaksimalkan potensi aset yang dimiliki.

Efek positifnya tidak hanya dirasakan pada efektivitas operasional, tetapi juga pada sisi finansial. Perusahaan dapat mengoptimalkan biaya pengoperasian tanpa mengurangi standar kualitas yang telah ditetapkan.

Keunggulan Standar ISO 55001

ISO 55001 sendiri merupakan acuan global untuk tata kelola manajemen aset yang profesional. Standar ini dirancang untuk membantu organisasi meraih manfaat maksimal dari aset yang mereka kelola.

Ada beberapa manfaat utama yang didapatkan melalui penerapan standar manajemen aset ini:

  • Peningkatan efisiensi kerja di seluruh lini operasional perusahaan.
  • Penerapan standar keamanan yang lebih ketat dan terjamin.
  • Pengelolaan risiko operasional yang lebih baik dan terukur.
  • Menjaga keberlangsungan operasional bisnis dalam jangka panjang.

Penjelasan di atas menunjukkan betapa krusialnya standar ini bagi perusahaan skala besar. Terlebih lagi, PGN mengemban tanggung jawab besar dalam mengelola jaringan gas yang sangat luas di Indonesia.

Dominasi PGN dalam Infrastruktur Gas Nasional

Hingga saat ini, PGN masih menjadi pemimpin utama dalam industri niaga gas bumi di tanah air. Dominasi ini terlihat dari penguasaan pangsa pasar nasional yang mencapai angka 91,36 persen.

Cakupan operasional PGN telah menjangkau wilayah yang sangat luas, mulai dari perkotaan hingga pelosok. Saat ini, layanan perusahaan sudah tersebar di 18 provinsi dan 78 kota maupun kabupaten.

Berikut adalah detail data operasional dan infrastruktur yang dikelola oleh PGN saat ini:

Kategori Informasi Data Statistik
Pangsa Pasar Niaga Gas 91,36%
Jumlah Wilayah Operasi 18 Provinsi & 78 Kota/Kabupaten
Total Pelanggan Lebih dari 822.000
Panjang Jaringan Pipa Lebih dari 33.490 km

Data tersebut menggambarkan skala besar infrastruktur yang harus dikelola dengan tingkat ketelitian tinggi. Dengan dukungan pipa gas sepanjang 33.490 km, penerapan ISO 55001 menjadi kunci menjaga ketahanan energi nasional.

Melalui sertifikasi ini, PGN mempertegas perannya sebagai pilar utama dalam distribusi gas bumi di Indonesia. Perusahaan berkomitmen untuk terus bergerak maju dalam mendukung kemandirian energi yang aman dan berkelanjutan.

Artikel terkait

Rekomendasi