Badan Kepegawaian Negara (BKN) menegaskan bahwa seluruh proses seleksi penerimaan karyawan untuk Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih akan diselenggarakan secara transparan kepada publik. Hal tersebut diwujudkan melalui penggunaan sistem Computer Assisted Test (CAT) yang memungkinkan hasil ujian dapat langsung diketahui oleh para peserta sesaat setelah tes berakhir.
Wakil Kepala BKN, Suharmen, menjelaskan pada Minggu (3/5) bahwa penerapan sistem CAT bertujuan untuk meminimalisir potensi kecurangan selama proses seleksi berlangsung. Metode pengujian ini merupakan standar yang sama dengan prosedur seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) di lingkungan pemerintahan.
Berdasarkan informasi dari laman resmi BKN, rangkaian seleksi bagi calon karyawan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih ini dijadwalkan mulai beroperasi pada Minggu, 3 Mei 2026. Seluruh tahapan pengujian ini akan terus dilaksanakan secara bertahap hingga berakhir pada 12 Mei 2026 mendatang.
Pelaksanaan tes CAT ini dilakukan secara serentak di berbagai titik lokasi yang mencakup Kantor BKN di seluruh wilayah Indonesia serta beberapa lokasi ujian mandiri lainnya. Khusus bagi peserta yang mendaftar di tingkat pusat, ujian akan dipusatkan di Gedung CAT Kantor BKN Pusat yang berlokasi di Jakarta.
Pemerintah juga telah menetapkan kriteria kelulusan serta nilai ambang batas atau passing grade untuk seleksi kompetensi Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) tahun 2026. Penetapan ini dilakukan setelah tercatat sebanyak 483.648 peserta dinyatakan berhasil melewati tahap seleksi administrasi awal.
Tahap seleksi kompetensi ini merupakan bagian kedua dari rangkaian panjang pengadaan sumber daya manusia bagi KDKMP dan KNMP di seluruh penjuru negeri. Sesuai dengan Pedoman Pelaksanaan Seleksi, sistem CAT dipilih untuk menjamin penilaian yang bersifat objektif serta menjaga akuntabilitas hasil seleksi calon pegawai.
Ujian yang berlangsung selama periode sepuluh hari tersebut akan menguji kemampuan para peserta melalui dua kategori tes utama yang sangat menentukan masa depan mereka. Kategori tersebut meliputi tes potensi kognitif serta tes manajemen khusus yang berkaitan dengan pengelolaan koperasi atau sektor kelautan dan perikanan.
Rincian Tes Potensi Kognitif (TPK)
Tes Potensi Kognitif (TPK) dalam rekrutmen ini dirancang secara khusus guna mengukur kompetensi dasar peserta melalui enam subtes yang berbeda. Komponen yang diuji dalam TPK meliputi kemampuan berbahasa, hitungan, pengetahuan umum, logika pola gambar, abstraksi ruang, hingga kemampuan dalam menentukan bentuk.
Setiap peserta diberikan durasi pengerjaan selama 50 menit untuk menyelesaikan seluruh soal dalam kategori tes potensi kognitif ini. Peserta diwajibkan mencapai nilai ambang batas minimal sebesar 110 poin agar dapat dinyatakan lulus dan berhak melanjutkan ke tahapan seleksi berikutnya.
Ketentuan Tes Manajemen Bidang
Selain tes kognitif, para calon manajer juga harus menghadapi Tes Manajemen Koperasi atau Tes Manajemen Kelautan dan Perikanan sesuai dengan posisi yang mereka lamar. Ujian ini bertujuan untuk mengukur sejauh mana pemahaman mendalam peserta terhadap teknis operasional dan pengelolaan usaha di bidang masing-masing.
Materi ujian ini terdiri dari 20 butir soal dengan sistem penilaian yang memberikan 5 poin untuk setiap jawaban yang benar. Apabila peserta memberikan jawaban yang salah atau mengosongkan soal, maka nilai yang diberikan adalah nol tanpa adanya pengurangan poin penalti.
Skor maksimal yang dapat diraih oleh peserta pada bagian Tes Manajemen ini adalah sebesar 100 poin secara keseluruhan. Meskipun kategori tes ini tidak memiliki nilai ambang batas atau passing grade tertentu, hasilnya tetap menjadi variabel krusial dalam sistem pemeringkatan akhir.
Perolehan skor manajemen yang tinggi akan sangat membantu peserta dalam bersaing untuk menempati posisi teratas di dalam daftar peringkat kelulusan. Oleh karena itu, peserta tetap diharapkan memberikan performa terbaik pada bagian ini guna memperbesar peluang diterima sebagai manajer Koperasi Merah Putih.
| Kategori Ujian | Detail Komponen / Subtes | Ketentuan Nilai & Durasi |
|---|---|---|
| Tes Potensi Kognitif (TPK) | Bahasa, Hitungan, Umum, Gambar, Ruang, Bentuk | Durasi 50 Menit, Passing Grade 110 |
| Tes Manajemen Bidang | Manajemen Koperasi / Kelautan & Perikanan | 20 Soal, Benar +5, Maksimal 100 |
| Peserta Lolos Administrasi | Total Pendaftar Terverifikasi | 483.648 Peserta |
| Jadwal Pelaksanaan | Periode Waktu Seleksi CAT | 3 Mei sampai 12 Mei 2026 |
Sistem seleksi yang ketat ini dilakukan karena peran strategis Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih dalam mendukung pertumbuhan ekonomi nasional di masa depan. Pengembangan layanan berbasis digital menjadi salah satu fokus utama koperasi ini, sehingga dibutuhkan manajer yang memiliki kompetensi tinggi serta integritas yang teruji melalui sistem seleksi BKN.
Dengan transparansi yang dijanjikan oleh BKN, diharapkan sumber daya manusia yang terpilih nantinya mampu mengelola unit usaha desa secara profesional. Kelulusan akhir akan ditentukan berdasarkan integrasi nilai dari seluruh tahapan tes yang telah diikuti oleh peserta selama masa ujian tersebut.