Tragedi Bus ALS Tabrak Truk di Sumatra, Kemenhub Selidiki Penyebab

Tragedi Bus ALS Tabrak Truk di Sumatra, Kemenhub Selidiki Penyebab
Foto: Ilustrasi Tragedi Bus ALS Tabrak Truk di Sumatra, Kemenhub Selidiki Penyebab.
Ukuran teks

Kecelakaan fatal antara bus ALS dan truk tangki minyak di Jalan Lintas Sumatra menyebabkan 16 orang meninggal dunia. Kementerian Perhubungan bersama Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) masih menyelidiki penyebab kecelakaan ini.

Direktur Jenderal Perhubungan Darat Aan Suhanan menyampaikan pihaknya belum bisa menjelaskan penyebab karena investigasi masih berlangsung. Ia juga menyampaikan belasungkawa atas insiden yang terjadi di Kelurahan Karang Jayo, Kabupaten Musi Rawas Utara tersebut.

Pada kejadian itu, bus ALS diduga mencoba menghindari lubang di jalan yang akhirnya bertabrakan dengan truk dari arah berlawanan. Kemenhub menghimbau pemilik bus untuk memastikan kelaikan jalan armada mereka.

Aan Suhanan menekankan pentingnya pengecekan kesehatan pengemudi sebelum mengoperasikan kendaraan. Kebakaran dahsyat yang diakibatkan tabrakan ini menghanguskan kedua kendaraan di lokasi kejadian.

Dari 16 korban tewas, 14 di antaranya adalah penumpang bus, sedangkan dua lainnya adalah pengemudi dan penumpang truk. Para korban yang meninggal dunia awalnya dibawa ke RS Siti Aisyah kemudian dipindahkan ke RS Bhayangkara untuk identifikasi forensik.

Selain itu, tiga orang mengalami luka bakar serius dan seorang mengalami luka ringan, saat ini masih dirawat di RSUD Muara Rupit. Sementara itu, petugas menemukan beberapa barang di lokasi yang menjadi fokus investigasi.

Barang-barang tersebut termasuk tabung gas, kursi kayu, dan dua unit sepeda motor yang terlempar akibat benturan dan ledakan. Hal ini menunjukkan adanya barang bawaan di luar peraturan angkutan umum.

Jenis Kendaraan Kelompok Korban Jumlah Korban
Bus ALS Penumpang 14
Truk Tangki Pengemudi & Penumpang 2

Kedua kendaraan yang terlibat telah diambil sebagai barang bukti, dengan kerugian material yang diperkirakan mencapai Rp500 juta. Tim gabungan dari Kemenhub, BPBD, dan pihak lainnya masih mendata korban dan investigasi terus berlanjut.

Artikel terkait

Rekomendasi