Misbakhun Bela Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Sebut Untuk Redam Kepanikan Masyarakat 2026

Misbakhun Bela Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Sebut Untuk Redam Kepanikan Masyarakat 2026
Foto: Ilustrasi Misbakhun Bela Pernyataan Prabowo Soal Dolar, Sebut Untuk Redam Kepanikan Masyarakat 2026.
Ukuran teks

Ketua Komisi XI DPR RI, Mukhamad Misbakhun, memberikan tanggapannya mengenai pernyataan Presiden Prabowo Subianto tentang warga desa yang tidak menggunakan dollar AS. Menurutnya, ucapan tersebut memiliki maksud positif dan tidak perlu ditanggapi secara kaku oleh publik.

Misbakhun menjelaskan bahwa Presiden melontarkan pernyataan tersebut sebagai upaya menenangkan masyarakat. Hal ini berkaitan dengan kondisi nilai tukar rupiah yang terus berfluktuasi terhadap dollar AS belakangan ini.

Upaya Menjaga Ketenangan Publik

Sepanjang bulan Mei 2026, nilai tukar rupiah memang tercatat mengalami tekanan yang cukup signifikan. Kondisi ini memicu kekhawatiran di berbagai lapisan masyarakat karena rupiah sempat menyentuh level terendahnya.

Misbakhun meminta agar publik tidak memaknai ucapan Presiden secara eksplisit atau harfiah saja. Fokus utama dari pesan tersebut adalah untuk meredam kepanikan di tengah masyarakat akibat isu ekonomi.

Berikut adalah ringkasan pergerakan nilai tukar rupiah terhadap dollar AS selama bulan Mei 2026:

Tanggal di Bulan Mei 2026 Nilai Tukar Rupiah per Dollar AS
5 Mei 2026 Rp 17.400
12 Mei 2026 Rp 17.500
15 Mei 2026 - Sekarang Rp 17.600

Data di atas memperlihatkan tren pelemahan yang terjadi secara bertahap dalam waktu singkat. Meskipun demikian, pemerintah terus berupaya meyakinkan publik bahwa fondasi ekonomi nasional masih dalam kondisi yang stabil.

Perbedaan Kondisi Ekonomi Saat Ini dan Tahun 1998

Misbakhun menegaskan bahwa pelemahan rupiah di angka Rp 17.600 saat ini tidak bisa disamakan dengan krisis moneter tahun 1998. Ia menilai struktur ekonomi Indonesia saat ini sudah jauh lebih kuat dan berbeda dibandingkan masa lalu.

Pada tahun 1998, lonjakan nilai tukar terjadi sangat drastis dari level Rp 2.450 menjadi Rp 17.000 per dollar AS. Perbandingan tersebut dianggap tidak relevan karena komposisi ekonomi nasional saat ini telah mengalami transformasi besar.

Poin penting terkait tujuan pernyataan Presiden yang disampaikan oleh Misbakhun:

  • Menjaga stabilitas psikologis masyarakat agar tidak terjadi kepanikan massal.
  • Mencegah munculnya isu yang membenturkan antara kelompok masyarakat kaya dan miskin.
  • Menghindari ketidakstabilan politik yang dipicu oleh rumor-rumor ekonomi yang tidak pasti.
  • Memberikan keyakinan bahwa fundamental ekonomi Indonesia tetap terjaga meski ada tekanan global.

Melalui poin-poin tersebut, Misbakhun berharap masyarakat tidak terjebak dalam spekulasi negatif yang beredar. Penguatan narasi positif diperlukan agar gejolak ekonomi tidak berdampak pada situasi sosial dan politik di tanah air.

Ia juga mengingatkan agar masyarakat tidak sibuk membicarakan rumor yang bisa memperburuk keadaan. Stabilitas nasional menjadi prioritas utama di tengah tantangan nilai tukar mata uang yang sedang terjadi.

Artikel terkait

Rekomendasi