PT Medela Potentia Tbk (MDLA) baru saja menyelenggarakan Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta pada Selasa, 12 Mei 2026. Pertemuan ini menghasilkan tiga keputusan penting terkait masa depan perusahaan di industri kesehatan.
Agenda utama yang disepakati meliputi pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 serta perombakan struktur jajaran direksi. Selain itu, manajemen juga menetapkan arah strategi pertumbuhan yang akan dijalankan perseroan sepanjang tahun 2026.
Pembagian Dividen dan Apresiasi Pemegang Saham
Dalam rapat tersebut, pemegang saham menyetujui distribusi dividen tunai dengan total nilai mencapai Rp176.561.595.000. Jumlah ini setara dengan Rp12,6 per lembar saham yang akan diterima oleh para investor.
Keputusan ini menjadi bukti nyata dari kinerja keuangan perseroan yang tetap solid. Langkah tersebut juga mencerminkan upaya MDLA dalam memberikan nilai tambah yang berkelanjutan bagi seluruh pemegang saham.
Rincian mengenai alokasi dividen tahun buku 2025 adalah sebagai berikut:
- Total dana dividen mencapai Rp176,56 miliar.
- Besaran dividen per lembar saham senilai Rp12,6.
- Rasio pembayaran dividen naik menjadi 45% dari laba bersih.
- Terjadi pertumbuhan nilai dividen sebesar 28,5% dibandingkan tahun lalu.
Sekretaris Perusahaan, Wimala Widjaja, menjelaskan bahwa kebijakan ini merupakan komitmen sejak perusahaan melantai di bursa. Perseroan memberikan dividen reguler sebesar 40% ditambah dividen ekstra sebesar 5% dari laba bersih.
Transisi Kepemimpinan dan Jajaran Direksi Baru
RUPST kali ini juga menandai perubahan penting di jajaran eksekutif dengan pengunduran diri Krestijanto Pandji dari posisi Direktur Utama. Perusahaan memberikan apresiasi tinggi atas dedikasinya dalam memperkuat tata kelola dan transformasi bisnis selama ini.
Sebagai penggantinya, para pemegang saham resmi mengangkat Juliwaty untuk mengisi posisi jabatan Direktur Utama. Juliwaty merupakan sosok yang memiliki rekam jejak panjang dan pengalaman luas di sektor industri kesehatan tanah air.
Informasi profil singkat Direktur Utama yang baru:
| Posisi Baru | Nama Pejabat | Pengalaman Sebelumnya |
|---|---|---|
| Direktur Utama | Juliwaty | Direktur Utama PT Anugrah Argon Medica (AAM) |
Tabel di atas menunjukkan transisi kepemimpinan internal yang dilakukan perseroan untuk menjaga kesinambungan bisnis. Juliwaty sebelumnya memimpin entitas anak usaha MDLA, sehingga memahami betul dinamika operasional perusahaan.
Perubahan susunan direksi ini diharapkan dapat memperkokoh fondasi organisasi dan mempercepat strategi bisnis di masa depan. Transisi yang berjalan mulus menjadi kunci bagi MDLA untuk tetap kompetitif dalam menghadapi tantangan industri.
Wimala Widjaja menambahkan bahwa langkah strategis ini diambil demi menjaga tren pertumbuhan jangka panjang. Fokus utama manajemen baru tetap pada penguatan performa korporasi dan peningkatan kemampuan adaptasi perusahaan.