PT PLN Energi Primer Indonesia (PLN EPI) baru saja melakukan aksi nyata dalam melestarikan lingkungan di wilayah Nusa Tenggara Barat. Sebanyak 2.500 bibit pohon cemara udang ditanam di kawasan Pantai Induk Lombok, Jeranjang, Kabupaten Lombok Barat.
Langkah ini diambil karena Pantai Induk Lombok memiliki peran krusial terhadap kelancaran operasional pasokan energi primer milik PLN EPI. Selain itu, wilayah pesisir ini memang tengah menghadapi ancaman serius berupa abrasi yang dapat menggerus garis pantai.
Kegiatan pelestarian ini mengusung tajuk "MenEPI untuk Bumi 2026" sebagai bentuk peringatan Hari Keanekaragaman Hayati. Program ini terlaksana berkat sinergi antara PLN EPI dengan berbagai pemangku kepentingan di daerah tersebut.
Pihak-pihak yang terlibat dalam kolaborasi lingkungan ini meliputi:
- Pemerintah Daerah setempat dan Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi NTB.
- Kelompok Sadar Wisata (Pokdarwis) yang aktif di kawasan tersebut.
- Komunitas penggiat pesisir serta masyarakat lokal yang tinggal di sekitar pantai.
Keterlibatan berbagai elemen ini bertujuan untuk menumbuhkan rasa kepemilikan masyarakat dalam menjaga ekosistem pesisir dari kerusakan alami. Penanaman pohon cemara udang dinilai efektif sebagai benteng alami untuk meredam hantaman gelombang laut.
Sekretaris Perusahaan PLN EPI, Mamit Setiawan, menjelaskan bahwa tanggung jawab perusahaan tidak hanya sebatas mengelola rantai pasok energi listrik nasional. Ia menegaskan pentingnya perlindungan ekosistem di lokasi-lokasi yang menjadi tempat berdirinya infrastruktur energi.
“Kami memiliki tanggung jawab besar untuk memastikan infrastruktur energi di pesisir tetap selaras dengan upaya perlindungan alam,” ujar Mamit dalam keterangan resminya pada Selasa (12/5/2026). Ia menekankan bahwa kehadiran perusahaan harus memberikan dampak positif bagi lingkungan sekitarnya.
Fokus utama di kawasan ini adalah pengamanan area sekitar Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Jeranjang. PLTU tersebut memegang peranan sangat penting dalam menjaga kestabilan energi di wilayah Nusa Tenggara Barat.
Mamit menambahkan bahwa PLTU Jeranjang memiliki posisi strategis karena PLN EPI secara konsisten memasok biomassa ke pembangkit tersebut. Saat ini, PLTU Jeranjang menyuplai sekitar 20 persen dari total kebutuhan listrik yang ada di Pulau Lombok.
Berikut adalah ringkasan data operasional dan kontribusi PLTU Jeranjang:
| Aspek Informasi | Detail Keterangan |
|---|---|
| Lokasi Pembangkit | Jeranjang, Lombok Barat, NTB |
| Kontribusi Listrik | Menopang 20% kebutuhan listrik Pulau Lombok |
| Jenis Pasokan Energi | Energi primer dan Biomassa dari PLN EPI |
| Aksi Lingkungan | Penanaman 2.500 pohon cemara udang |
Data di atas menunjukkan betapa vitalnya peran PLTU Jeranjang bagi masyarakat, sehingga pelestarian lingkungannya menjadi prioritas utama. Penanaman pohon ini merupakan salah satu strategi jangka panjang untuk memitigasi risiko bencana di area operasional.
Mamit kembali menegaskan komitmen perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara operasional bisnis dan kelestarian alam. Menurutnya, pemenuhan kebutuhan energi nasional tidak boleh sampai merusak tatanan ekosistem yang sudah ada.
“Energi primer yang kami hadirkan tidak boleh mengorbankan alam, melainkan harus menjaga keberlangsungan ekosistem,” tegas Mamit. Ia menganggap aksi ini sebagai bentuk dedikasi PLN EPI untuk mengembalikan manfaat bagi lingkungan pesisir dan masyarakat luas.