Kapan Anak Perlu Diberi Susu Formula? Simak Rekomendasi Resmi Dokter Terbaru 2026

Kapan Anak Perlu Diberi Susu Formula? Simak Rekomendasi Resmi Dokter Terbaru 2026
Foto: Kapan Anak Perlu Diberi Susu Formula? Simak Rekomendasi Resmi Dokter Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Memastikan asupan nutrisi yang tepat bagi buah hati sering kali menjadi kekhawatiran tersendiri bagi orang tua. Susu formula kerap menjadi pilihan, namun banyak ibu yang masih merasa ragu mengenai waktu yang paling ideal untuk mulai memberikannya.

Prof. Dr. dr. Rini Sekartini, SpA(K), SubspTKPS, seorang dokter spesialis anak konsultan tumbuh kembang dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia (FKUI), memberikan pandangan medis terkait hal ini. Beliau menjelaskan bahwa susu formula dapat menjadi opsi pendamping yang diperkenalkan saat anak telah menginjak usia di atas satu tahun.

Menurut Prof. Rini, pemberian susu formula pada anak usia di atas satu tahun diperbolehkan jika memang dibutuhkan sebagai alternatif. Meski demikian, ia menegaskan bahwa ibu tetap diperkenankan untuk terus memberikan ASI apabila memang masih memungkinkan.

Beberapa tahapan penting dalam pemenuhan nutrisi anak yang perlu diperhatikan oleh orang tua:

  • Prioritas utama pada enam bulan pertama kehidupan anak adalah pemberian ASI eksklusif tanpa tambahan makanan atau minuman lain.
  • Setelah masa ASI eksklusif selesai, anak mulai memasuki tahap pemberian Makanan Pendamping ASI atau MPASI.
  • Susu formula dapat dipertimbangkan sebagai alternatif ketika konsumsi ASI mulai menurun atau jika ibu ingin memberikan variasi nutrisi tambahan.
  • Jika asupan MPASI dirasa kurang mencukupi kebutuhan gizi harian, susu formula dapat masuk untuk melengkapi nutrisi tersebut.

Pernyataan ini disampaikan oleh Prof. Rini dalam acara peluncuran susu formula AceKid yang diselenggarakan di Jakarta Pusat. Beliau menekankan bahwa transisi atau penambahan susu formula ini tidak menjadi masalah selama disesuaikan dengan kebutuhan kondisi anak dan ibu.

Lebih lanjut, Prof. Rini memaparkan alasan mengapa susu dianggap sebagai bagian krusial dalam kelompok protein untuk pertumbuhan anak. Susu memiliki struktur zat pembangun yang dinilai sangat efektif untuk diserap oleh tubuh dibandingkan dengan sumber nutrisi lainnya.

Walaupun protein dapat ditemukan dalam berbagai jenis makanan seperti daging, ikan, dan ayam, protein dalam susu memiliki keunggulan tersendiri. Prof. Rini menyebutkan bahwa kandungan protein susu jauh lebih lengkap dan proses pengolahannya dalam tubuh anak cenderung lebih mudah.

Sebagai panduan cepat bagi orang tua dalam memahami perbedaan sumber protein bagi anak, tabel berikut merangkum poin-poin utamanya.

Perbandingan karakteristik sumber protein untuk pertumbuhan anak:

Sumber Protein Karakteristik Nutrisi Keunggulan bagi Anak
Susu (ASI/Formula) Struktur zat pembangun komplit Sangat mudah diserap dan digunakan oleh tubuh secara efektif.
Protein Hewani (Daging/Ikan) Kaya akan zat besi dan asam amino Penting untuk pembentukan sel dan mencegah anemia.

Informasi di atas menunjukkan bahwa meskipun beragam sumber protein tersedia, susu tetap memegang peranan vital dalam menyempurnakan asupan gizi. Orang tua disarankan untuk tetap berkonsultasi dengan tenaga medis dalam menentukan jenis asupan yang paling sesuai dengan profil pertumbuhan anak mereka.

Artikel terkait

Rekomendasi