IHSG Jumat Ditutup Melemah ke 6.127,38; Saham BBTN Jatuh, Apa Sebabnya?

IHSG Jumat Ditutup Melemah ke 6.127,38; Saham BBTN Jatuh, Apa Sebabnya?
Foto: IHSG Jumat Ditutup Melemah ke 6.127,38; Saham BBTN Jatuh, Apa Sebabnya?. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengakhiri perdagangan pekan ini dengan koreksi tipis. Berdasarkan data Bursa Efek Indonesia (BEI) melalui Stockbit, indeks ditutup melemah 2,81 poin atau sekitar 0,046 persen ke posisi 6.127,38 pada Jumat (29/5/2026).

Pergerakan pasar menunjukkan dinamika yang variatif di berbagai sektor industri. Sebanyak lima sektor tercatat mengalami pelemahan yang menahan laju penguatan indeks pada hari ini.

Daftar sektor saham yang mengalami koreksi pada penutupan perdagangan hari ini:

  • Sektor kesehatan memimpin pelemahan dengan penurunan sebesar 1,49 persen.
  • Sektor properti dan real estate menyusul dengan koreksi mencapai 1,09 persen.
  • Sektor keuangan turut melemah sebesar 1,04 persen.
  • Sektor barang konsumer primer mengalami penurunan 0,64 persen.
  • Sektor teknologi mencatatkan pelemahan sebesar 0,63 persen.

Meskipun beberapa sektor tertekan, sejumlah sektor lain justru tampil perkasa dan menopang indeks agar tidak jatuh lebih dalam. Sektor infrastruktur menjadi jawara dengan kenaikan signifikan mencapai 3,31 persen.

Selain infrastruktur, penguatan juga diikuti oleh sektor bahan baku sebesar 2,65 persen dan energi yang naik 1,95 persen. Sektor perindustrian serta transportasi juga menguat masing-masing 1,17 persen dan 0,77 persen.

Aktivitas Perdagangan dan Performa Saham LQ45

Volume perdagangan di bursa saham hari ini tergolong sangat besar. Tercatat sebanyak 45,97 miliar lembar saham berpindah tangan dengan total nilai transaksi mencapai Rp 48,16 triliun.

Di jajaran saham unggulan atau indeks LQ45, PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) menjadi salah satu emiten yang harganya merosot cukup signifikan. Penurunan ini menempatkan BBTN dalam deretan saham dengan performa terendah hari ini.

Daftar saham yang menempati posisi top losers dan top gainers di indeks LQ45:

Kategori Nama Emiten Perubahan (%) Harga Terakhir
Top Losers PT Elang Mahkota Teknologi Tbk (EMTK) -6,11% Rp 615
Top Losers PT Bank Tabungan Negara Tbk (BBTN) -5,22% Rp 1.270
Top Losers PT Semen Indonesia Tbk (SMGR) -4,79% Rp 1.690
Top Gainers PT Barito Pacific Tbk (BRPT) +24,76% Rp 1.940
Top Gainers PT Petrindo Jaya Kreasi Tbk (CUAN) +24,75% Rp 630
Top Gainers PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) +6,11% Rp 3.300

Tabel di atas merangkum fluktuasi harga saham paling mencolok dari kelompok LQ45 selama sesi perdagangan berlangsung. Emiten tambang dan energi tampak mendominasi jajaran penguatan tertinggi (top gainers).

Para investor kini mulai mengalihkan perhatian pada potensi pemulihan indeks atau rebound. Tekanan akibat penyesuaian bobot indeks MSCI (rebalancing) diprediksi akan mulai mereda saat memasuki awal Juni mendatang.

Artikel terkait

Rekomendasi