IBST Grup Djarum Maksimalkan 3.200 Menara dan Serat Optik, Inovasi Terbaru!

IBST Grup Djarum Maksimalkan 3.200 Menara dan Serat Optik, Inovasi Terbaru!
Foto: IBST Grup Djarum Maksimalkan 3.200 Menara dan Serat Optik, Inovasi Terbaru!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

JAKARTA, KOMPAS.com - Perusahaan menara telekomunikasi milik Grup Djarum, PT Inti Bangun Sejahtera Tbk (IBST), tengah memperkuat strategi optimalisasi aset infrastruktur mereka. Saat ini, perusahaan ini mencakup pengelolaan lebih dari 3.200 menara telekomunikasi serta hampir 19.500 kilometer jaringan serat optik.

Direktur IBST, Doni Wilaga Kusuma, menyoroti bahwa fokus utama perusahaan saat ini adalah meningkatkan pemanfaatan dan produktivitas aset, baik dalam bisnis menara maupun jaringan serat optik mereka. "Fokus utama Perseroan saat ini adalah meningkatkan utilisasi dan produktivitas aset yang telah dimiliki. Untuk bisnis menara, kami terus mendorong peningkatan kolokasi dan penambahan penyewa pada lokasi-lokasi yang sudah ada," kata Doni secara virtual, Jumat (5/6/2026).

Baca juga: Emiten Grup Djarum, SUPR Mulai Persiapkan Tahapan Go Private

Selain itu, IBST juga berupaya memperluas monetisasi jaringan serat optik melalui berbagai layanan konektivitas. Doni menjelaskan, "Sementara untuk bisnis serat optik, kami berupaya meningkatkan monetisasi jaringan melalui layanan connectivity, backhaul, metro-E, leased line, serta berbagai solusi berbasis serat optik lainnya."

Menurutnya, sinergi dengan Protelindo Group dan iForte Group memberikan peluang lebih besar untuk integrasi pemanfaatan aset. "Selain itu, dengan adanya sinergi bersama Protelindo Group dan iForte Group beserta anak-anak perusahaan lainnya, Perseroan memiliki peluang yang lebih besar untuk mengoptimalkan pemanfaatan aset secara terintegrasi, memperluas basis pelanggan, serta meningkatkan efisiensi pengelolaan infrastruktur yang dimiliki," jelasnya lagi.

Baca juga: Emiten Grup Djarum SUPR Bakal Delisting, Apa Peluang dan Risiko bagi Investor Ritel?

Dari sisi finansial, IBST melaporkan peningkatan profitabilitas sepanjang tahun 2025. Direktur IBST, Suciratin, mengungkapkan bahwa keikutsertaan perusahaan dalam Protelindo Group merupakan salah satu faktor pendorong peningkatan laba sebelum bunga, pajak, depresiasi, dan amortisasi atau dikenal sebagai EBITDA, serta margin perusahaan. "Bergabungnya Perseroan ke dalam Protelindo Group memberikan banyak manfaat strategis, baik dari sisi operasional, keuangan, maupun pengembangan bisnis,” jelasnya. “Perseroan memperoleh akses terhadap skala usaha yang lebih besar, penerapan best practice yang lebih luas, serta berbagai peluang sinergi yang dapat meningkatkan efisiensi dan daya saing," ujar Suciratin.

```

Artikel terkait

Rekomendasi