IHSG Anjlok 3%, Investor Waspada!行情 Terkini yang Mengejutkan!

IHSG Anjlok 3%, Investor Waspada!行情 Terkini yang Mengejutkan!
Foto: IHSG Anjlok 3%, Investor Waspada!行情 Terkini yang Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Jakarta, CNBC Indonesia — Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam. Pada pukul 14.20 WIB, IHSG tercatat turun sebesar 198,7 poin atau setara -3,4% ke posisi 5.641,08 pada Jumat (5/6/2026). Sebelumnya, IHSG sempat bergerak ke zona hijau sebelum akhirnya kembali terkoreksi secara signifikan.

Pada hari ini, IHSG berfluktuasi dengan menyentuh level terendah di 5.628,63 dan tertinggi di 5.860,67. Sebanyak 655 saham mengalami penurunan, dengan 106 saham justru bergerak naik, sementara 198 saham lainnya stagnan. Nilai total transaksi mencapai Rp 23,48 triliun, melibatkan 26,3 miliar saham dalam 1,53 juta kali transaksi, menjadikan kapitalisasi pasar turun menjadi Rp 9.904 triliun.

Sebaran Aksi Jual Asing:
  • Sepanjang sesi pertama, investor asing mencatatkan aksi jual senilai Rp 14,7 triliun.
  • Namun, aksi beli dari investor asing mencapai Rp 12,7 triliun, menghasilkan net foreign sell sebesar Rp 2 triliun.

Aliran dana asing lebih banyak keluar dari emiten perbankan besar. Bank Central Asia (BBCA) mengalami aksi jual bersih Rp 721,5 miliar, diikuti Bank Mandiri (BMRI) dengan Rp 160,7 miliar dan Bank Negara Indonesia (BBNI) dengan Rp 58 miliar. Tekanan ini menyebabkan harga saham bank-bank tersebut menurun tajam.

BBCA mengalami penurunan sebesar 5,53%, BBNI 4,09%, BMRI 2,52%, dan BBRI 2,14%. Pelemahan IHSG ini beriringan dengan nilai tukar rupiah yang terus melemah, mencatat rekor terendah sepanjang waktu. Data dari Refinitiv menunjukkan rupiah dibuka melemah 0,17% ke level Rp18.050 per dolar AS.

Hal ini melanjutkan tren tekanan pada hari sebelumnya, Kamis (4/6/2026), ketika rupiah ditutup melemah 0,45% ke level Rp18.020 per dolar AS, menandai posisi terlemah rupiah sepanjang sejarah terhadap dolar AS.

```

Artikel terkait

Rekomendasi