Emiten Kemasan PTMP Targetkan Omzet Naik 15%, Strategi Kejar Laba Bersih di 2026

Emiten Kemasan PTMP Targetkan Omzet Naik 15%, Strategi Kejar Laba Bersih di 2026
Foto: Emiten Kemasan PTMP Targetkan Omzet Naik 15%, Strategi Kejar Laba Bersih di 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Mitra Pack Tbk. (PTMP), perusahaan yang bergerak di bidang distribusi mesin pengemasan dan suku cadang industri, optimis menatap tahun 2026. Perusahaan mematok target pertumbuhan omzet sebesar 15 persen dengan memperkuat posisi di pasar manufaktur.

Emiten penyedia solusi pengemasan ini berupaya membalikkan kinerja agar kembali mencatatkan laba bersih pada tahun tersebut. Strategi utama yang dijalankan mencakup ekspansi pasar secara masif, diversifikasi ke produk alat kesehatan, hingga pemanfaatan teknologi digital.

Strategi Pertumbuhan dan Target Keuangan PTMP

Direktur Utama PTMP, Ardi Kusuma, menyatakan optimisme dalam menjaga stabilitas pertumbuhan bisnis di tengah berbagai tantangan industri yang ada. Ia menekankan pentingnya penguatan aspek teknologi dan peningkatan efisiensi operasional perusahaan.

"Perseroan tetap optimistis menjaga stabilitas kinerja melalui ekspansi pasar, penguatan teknologi, dan peningkatan efisiensi operasional," ujar Ardi dalam acara Paparan Publik pada Jumat (22/5/2026).

Sepanjang tahun 2025, PTMP sebenarnya telah menunjukkan tren positif dengan mencatatkan pertumbuhan penjualan neto sebesar Rp207,66 miliar. Angka tersebut mengalami kenaikan sekitar 7,99 persen jika dibandingkan dengan perolehan tahun sebelumnya yang sebesar Rp192,30 miliar.

Meski penjualan naik dan perusahaan mengantongi laba kotor sebesar Rp62,26 miliar, PTMP masih mencatatkan rugi bersih sebesar Rp62,07 miliar pada 2025. Manajemen menjelaskan bahwa kerugian tersebut utamanya dipicu oleh faktor penyusutan aset tetap perusahaan.

Menatap masa depan, PTMP telah menyusun proyeksi bisnis yang ambisius untuk tiga tahun ke depan guna memastikan keberlanjutan usaha. Perusahaan menargetkan penjualan neto dapat menyentuh angka Rp238,81 miliar pada tahun 2026 mendatang.

Target ini akan terus ditingkatkan secara bertahap hingga mencapai Rp274,63 miliar pada 2027 dan diproyeksikan menembus Rp302,1 miliar pada 2028. Dari sisi profitabilitas, laba kotor juga diharapkan tumbuh konsisten dari Rp68,49 miliar pada 2026 menjadi Rp82,87 miliar di akhir 2028.

Terkait laba bersih, PTMP memproyeksikan perolehan sebesar Rp14,33 miliar pada tahun 2026 sebagai langkah awal pemulihan. Angka ini kemudian ditargetkan naik menjadi Rp16,48 miliar pada 2027 dan mencapai Rp18,13 miliar pada tahun 2028.

Fokus Penetrasi Pasar dan Inovasi Produk

Dalam mencapai target tersebut, Ardi menjelaskan bahwa PTMP akan memperdalam penetrasi pasar di sektor-sektor yang memiliki permintaan stabil. Sektor yang menjadi bidikan utama adalah industri makanan dan minuman, farmasi, serta produk konsumsi atau FMCG.

Perseroan juga terus menyempurnakan solusi teknologi melalui pengembangan sistem coding and marking, pelabelan, hingga sistem inspeksi yang terintegrasi. Hal ini dilakukan untuk menjawab kebutuhan industri akan proses pengemasan yang modern, cepat, dan lebih efisien.

Menurut Ardi, PTMP ingin memantapkan posisinya sebagai mitra strategis bagi para pelanggan dalam mendukung tren otomatisasi dan digitalisasi. "Pertumbuhan industri kemasan menjadi momentum penting untuk memperkuat posisi perseroan di pasar," tambahnya.

Selain fokus pada bisnis inti mesin pengemasan, PTMP juga mulai merambah segmen baru dengan menambah portofolio alat medis sekali pakai. Langkah diversifikasi ini diharapkan dapat memperkuat struktur pendapatan perusahaan dari sektor kesehatan yang potensial.

Untuk mendukung distribusi, perusahaan memperluas jaringan penjual resmi guna menjangkau lebih banyak pelanggan di pasar domestik. PTMP melihat prospek industri kemasan di Indonesia masih sangat cerah seiring tumbuhnya sektor ritel dan e-commerce.

Ke depannya, ekspansi jangkauan pasar akan difokuskan pada penguatan layanan penjualan dan purna jual di kota-kota besar seperti Semarang dan Surabaya. Inovasi produk juga akan diselaraskan dengan tren global, khususnya penggunaan kemasan yang lebih ramah lingkungan.

Rangkaman rencana kerja strategis PT Mitra Pack Tbk. untuk periode mendatang:

  • Meningkatkan omzet tahunan dengan target pertumbuhan rata-rata sebesar 15 persen.
  • Melakukan diversifikasi usaha dengan masuk ke pasar alat kesehatan (medical devices) sekali pakai.
  • Memperluas jaringan distribusi dan pusat layanan purna jual di wilayah Jawa Tengah dan Jawa Timur.
  • Mengembangkan teknologi sistem inspeksi dan identifikasi produk yang mendukung otomatisasi manufaktur.
  • Menjalin kemitraan strategis dengan prinsipal merek internasional untuk menghadirkan solusi teknologi terkini.

Penerapan langkah-langkah strategis ini diharapkan tidak hanya meningkatkan daya saing perusahaan, tetapi juga menjamin keberlanjutan bisnis jangka panjang. Manajemen berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi yang relevan dengan kebutuhan industri manufaktur di tanah air.

Kemitraan Internasional dan Penguatan Lini Produk

Dalam operasional hariannya, PTMP terus menambah produk baru pada berbagai lini, mulai dari product inspection hingga specialty packaging. Pada segmen inspeksi produk, perusahaan menggandeng merek premium asal Jerman, Bizerba, untuk memberikan pilihan kualitas tinggi bagi pelanggan.

Selain itu, PTMP juga menyediakan sistem inspeksi dari China sebagai solusi bagi pelanggan yang lebih mengutamakan efisiensi biaya tanpa mengesampingkan fungsi. Variasi pilihan ini bertujuan untuk menjangkau spektrum pelanggan yang lebih luas di berbagai skala industri.

Di lini product identification, perusahaan bekerja sama dengan prinsipal ternama Markem-Imaje guna menyediakan solusi coding and marking yang otomatis. Teknologi ini memungkinkan integrasi data produksi secara langsung ke dalam sistem manajemen yang dimiliki oleh pelanggan.

Beberapa perusahaan besar tercatat telah menggunakan solusi dari PTMP ini, di antaranya adalah Chandra Asri Petrochemical dan Nutricia milik Danone Indonesia. Keberhasilan implementasi di perusahaan besar tersebut menjadi bukti keandalan teknologi yang ditawarkan oleh perseroan.

Perbandingan target kinerja keuangan PT Mitra Pack Tbk. (PTMP) 2026-2028:

Indikator Keuangan Target 2026 (Miliar Rp) Target 2027 (Miliar Rp) Target 2028 (Miliar Rp)
Penjualan Neto 238,81 274,63 302,10
Laba Kotor 68,49 75,34 82,87
Laba Bersih 14,33 16,48 18,13

Data di atas menunjukkan komitmen manajemen PTMP dalam mengejar pertumbuhan yang stabil dan berkelanjutan di sektor industri pengemasan nasional. Perusahaan menargetkan setiap lini keuangan mengalami kenaikan yang signifikan dalam kurun waktu tiga tahun mendatang.

Pada segmen specialty packaging, PTMP memperkuat posisinya dengan menggandeng ULMA Packaging, produsen mesin pengemasan terkemuka asal Spanyol. Kerja sama ini menjadi bagian penting dari strategi besar perseroan dalam merajai industri otomasi manufaktur yang sedang berkembang pesat.

Selain berfokus pada penjualan perangkat keras, PTMP juga sangat mengedepankan kualitas layanan pra-penjualan dan purna jual bagi seluruh kliennya. Layanan ini mencakup konsultasi teknis, instalasi mesin (commissioning), hingga pemeliharaan rutin secara berkala.

Perseroan juga secara rutin mengadakan pelatihan produk dan seminar teknis untuk memastikan pelanggan dapat mengoperasikan mesin dengan optimal. Melalui pendekatan komprehensif ini, PT Mitra Pack Tbk. yakin dapat menjadi pemimpin pasar di industri solusi pengemasan Indonesia.

Artikel terkait

Rekomendasi