Strategi Takar LNG Presisi: Cara Terbaru Jaga Kepercayaan Pasar Global 2026

Strategi Takar LNG Presisi: Cara Terbaru Jaga Kepercayaan Pasar Global 2026
Foto: Strategi Takar LNG Presisi: Cara Terbaru Jaga Kepercayaan Pasar Global 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Dalam industri gas alam cair atau Liquefied Natural Gas (LNG), proses pengujian laboratorium memegang peranan yang sangat krusial. Akurasi dalam menentukan kualitas dan kandungan energi gas menjadi penentu utama nilai transaksi yang bernilai fantastis.

Kesalahan kecil dalam pengukuran di laboratorium dapat berdampak fatal pada sisi finansial perusahaan. Oleh karena itu, keandalan laboratorium pengujian LNG menjadi fondasi utama untuk menjaga kepercayaan di pasar energi global.

Hasil analisis laboratorium tidak hanya sekadar angka, melainkan dasar utama dalam proses transfer kuantitas dan kualitas gas. Hal ini ditegaskan oleh Laboratory Supervisor PT Donggi-Senoro LNG (DSLNG), Mohd Taufiq, dalam ajang IPA Convex 2026 di BSD.

Taufiq menyatakan bahwa ketersediaan data laboratorium yang andal adalah syarat mutlak untuk mewujudkan transaksi LNG yang kredibel. Ia menekankan bahwa setiap detail akurasi sangat penting karena berpengaruh langsung terhadap aspek finansial.

Kesalahan dalam menentukan komposisi LNG sejak tahap awal pengujian akan merusak penilaian kandungan energi di dalamnya. Dampak finansial ini akan semakin besar seiring dengan besarnya volume LNG yang sedang ditransaksikan.

Tantangan dalam Menjaga Akurasi Pengujian

Menjaga tingkat presisi pengujian LNG bukan hanya soal kecanggihan peralatan yang digunakan. Sistem pengelolaan laboratorium secara menyeluruh menjadi faktor penentu agar hasil pengujian tetap konsisten dan akurat.

Taufiq mengungkapkan bahwa tantangan utama dalam menjaga keandalan ini berasal dari kompleksitas karakter LNG itu sendiri. Selain itu, sensitivitas pengukuran komponen dan stabilitas performa alat gas chromatograph juga menjadi faktor teknis yang menantang.

Beberapa langkah penting yang dilakukan laboratorium untuk menjamin akurasi hasil pengujian meliputi:

  • Melakukan kalibrasi gas secara rutin untuk memastikan standar pengukuran tetap tepat.
  • Mengevaluasi penerapan setiap metode pengukuran yang dilakukan oleh personel.
  • Melakukan verifikasi secara konsisten guna mencegah terjadinya penyimpangan hasil.
  • Memastikan seluruh sistem manajemen laboratorium berjalan sesuai standar yang berlaku.

Langkah-langkah di atas bertujuan untuk meminimalisir risiko kesalahan yang dapat merugikan perusahaan maupun pelanggan. Dengan sistem yang ketat, kualitas LNG yang dihasilkan oleh pabrik di Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah ini tetap terjaga.

Pentingnya Standar Internasional ISO 17025

Demi menjaga standar pengujian di level tertinggi, laboratorium Donggi-Senoro LNG telah menerapkan akreditasi ISO 17025 tahun 2017. Standar internasional ini menjadi bukti kompetensi laboratorium dalam melakukan pengujian dan kalibrasi secara profesional.

Bagi DSLNG, sertifikasi ISO 17025 merupakan bentuk nyata komitmen perusahaan untuk meraih kepercayaan pelanggan. Standar ini mencakup dua pilar utama yang harus dipenuhi, yakni sistem manajemen yang solid dan sistem teknik yang mumpuni.

Penerapan akreditasi internasional ini memberikan berbagai keuntungan strategis bagi perusahaan dan pelanggan:

Aspek Keuntungan Manfaat yang Dirasakan
Sisi Perusahaan Meningkatkan reputasi di tingkat nasional dan internasional serta kepercayaan pelanggan.
Sisi Laboratorium Memperkuat tata kelola, mengurangi risiko manajemen, dan meningkatkan rasa percaya diri atas hasil uji.
Sisi Pelanggan Mendapatkan jaminan akurasi data yang digunakan sebagai dasar transaksi komersial.

Keberadaan tabel di atas menunjukkan bahwa standar ISO bukan sekadar formalitas, melainkan kebutuhan operasional yang mendasar. Hal ini memastikan setiap kargo LNG yang dikirim memiliki data kualitas yang dapat dipertanggungjawabkan.

Laboratorium Donggi-Senoro LNG sendiri telah mengantongi akreditasi ini sejak April 2020. Baru-baru ini, mereka kembali berhasil melakukan reakreditasi yang berlaku hingga 21 April 2030 mendatang.

Selama masa berlaku lima tahun tersebut, Komite Akreditasi Nasional (KAN) akan terus melakukan audit pengawasan secara berkala. Hal ini dilakukan untuk memastikan laboratorium tetap konsisten menjalankan standar ketat yang telah ditetapkan.

Artikel terkait

Rekomendasi