Rupiah Target Rp15.000, Purbaya Siapkan Aksi Mengejutkan Minggu Depan

Rupiah Target Rp15.000, Purbaya Siapkan Aksi Mengejutkan Minggu Depan
Foto: Rupiah Target Rp15.000, Purbaya Siapkan Aksi Mengejutkan Minggu Depan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan komitmen serius pemerintah untuk mengembalikan nilai tukar rupiah ke level Rp15.000 per dolar Amerika Serikat (AS).

Target ambisius ini didukung dengan rencana aksi nyata yang akan segera dieksekusi oleh Kementerian Keuangan pada pekan depan.

Strategi Penguatan Nilai Tukar Rupiah

Purbaya menjelaskan bahwa fokus utama strategi pemerintah saat ini adalah memastikan devisa hasil perdagangan internasional tetap berada di dalam negeri.

Langkah ini bertujuan untuk membendung pelarian modal ke luar negeri sehingga pasokan valuta asing di pasar domestik kembali melimpah.

Rencana aksi pemerintah untuk memperkuat mata uang domestik meliputi:

  • Menjalankan langkah konkret untuk mengunci arus modal di dalam negeri mulai minggu depan.
  • Memastikan devisa hasil ekspor (DHE) dari komoditas batu bara dan sawit (CPO) tidak keluar dari sistem keuangan nasional.
  • Mengimplementasikan regulasi pengetatan DHE yang lebih solid untuk memperkuat struktur moneter.
  • Menjaga iklim investasi yang kondusif di pasar surat utang atau bond market.

Upaya ini diharapkan dapat memberikan dampak instan terhadap stabilitas nilai tukar melalui sinergi kebijakan retensi devisa pada berbagai komoditas unggulan.

Regulasi Baru Devisa Hasil Ekspor

Purbaya menambahkan bahwa fondasi penguatan rupiah akan semakin kokoh seiring dengan berlakunya aturan baru mengenai Devisa Hasil Ekspor pada bulan depan.

Kebijakan yang direncanakan mulai berjalan pada Juni 2026 tersebut diproyeksikan akan memperkuat ketahanan ekonomi nasional secara menyeluruh.

Berikut adalah ringkasan target dan fokus kebijakan yang disampaikan oleh Menteri Keuangan:

Komponen Kebijakan Keterangan dan Target
Target Nilai Tukar Kembali ke level psikologis Rp15.000 per dolar AS.
Waktu Eksekusi Aksi mulai dilakukan pada pekan depan.
Sektor Utama Ekspor batu bara dan Crude Palm Oil (CPO).
Implementasi DHE Baru Dijadwalkan mulai berlaku pada Juni 2026.

Tabel tersebut merangkum poin-poin utama yang menjadi prioritas pemerintah dalam upaya menstabilkan kurs rupiah di tengah fluktuasi pasar global.

Meski menekankan aspek teknis fiskal, Purbaya berseloroh bahwa kombinasi kerja keras dan aspek spiritual tetap menjadi landasan pemerintah dalam mengambil setiap kebijakan.

Saat ini, pemerintah terus memantau pergerakan pasar surat utang guna menjaga kepercayaan investor di tengah kondisi kurs yang masih mengalami tekanan.

Artikel terkait

Rekomendasi