Pertamina NRE Jajaki Peluang Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh

Pertamina NRE Jajaki Peluang Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh
Foto: Ilustrasi Pertamina NRE Jajaki Peluang Pengembangan Energi Terbarukan di Bangladesh.
Ukuran teks

Pertamina New & Renewable Energy (Pertamina NRE) resmi memulai langkah ekspansi ke Bangladesh melalui penandatanganan Nota Kesepahaman (MoU) dengan Copenhagen Urban Solar Parks BD Ltd (CUSP). Kerja sama strategis ini difokuskan pada pengembangan sektor energi terbarukan, khususnya pembangunan Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS).

Selain pembangunan infrastruktur fisik, kedua perusahaan juga akan menjajaki kolaborasi di bidang operasional dan pemeliharaan (O&M). Inisiatif ini menandai upaya konkret dalam mempercepat transisi energi hijau di kawasan regional.

Eksplorasi Peluang dan Studi Kelayakan

Dalam kesepakatan tersebut, Pertamina NRE dan CUSP berkomitmen untuk melakukan studi kelayakan yang mendalam. Studi ini akan meninjau berbagai aspek mulai dari teknis, kondisi pasar, hingga potensi risiko proyek di masa depan.

Langkah ini juga mencakup analisis terhadap lingkungan, hukum, dan model bisnis yang paling sesuai. Kemitraan ini diharapkan menjadi wadah pertukaran pengetahuan dan penerapan teknologi terbaru dalam industri energi bersih.

Poin utama yang menjadi fokus kerja sama antara kedua belah pihak meliputi:

  • Pengembangan proyek pembangkit listrik tenaga surya (Solar PV) berskala besar.
  • Pelaksanaan studi kelayakan teknis, ekonomi, dan risiko lingkungan secara menyeluruh.
  • Pertukaran teknologi dan pengetahuan terkait manajemen energi terbarukan.
  • Peluang kerja sama jangka panjang dalam pengoperasian dan pemeliharaan fasilitas energi.

Rangkaian poin di atas menjadi fondasi utama bagi kedua perusahaan untuk memastikan proyek yang dijalankan dapat berkelanjutan. Fokus utamanya adalah menciptakan efisiensi operasional yang tetap ramah terhadap ekosistem sekitar.

Memperkuat Portofolio Energi Internasional

Direktur Utama Pertamina NRE, John Anis, menegaskan bahwa kolaborasi ini adalah bukti keseriusan perusahaan dalam memperluas jejak energi hijau di pasar global. Menurutnya, langkah ini sangat strategis di tengah ketidakpastian kondisi ekonomi dunia saat ini.

Ia optimis bahwa pengalaman sukses Pertamina NRE di Filipina dapat menjadi modal berharga. Di Filipina, perusahaan telah mengelola kapasitas instalasi yang cukup signifikan dan terus berkembang pesat.

Berikut adalah ringkasan performa dan target internasional Pertamina NRE:

Wilayah Operasi Status Kapasitas Terpasang Target Kapasitas Akhir Tahun
Filipina Lebih dari 1 GWp Mencapai 2,6 GWp
Bangladesh Tahap Eksplorasi (MoU) Studi Kelayakan dan Investasi

Data tersebut menunjukkan tren positif pertumbuhan Pertamina NRE di kancah global. Pencapaian di Filipina memberikan kepercayaan diri bagi perusahaan untuk mereplikasi kesuksesan serupa di Bangladesh.

Dukungan Pemerintah dan Dampak Berkelanjutan

Chairman CUSP, Ziaur Rahman, menyambut hangat kemitraan ini sebagai solusi inovatif untuk kebutuhan energi di Bangladesh. Ia meyakini sinergi ini akan memberikan dampak positif bagi pembangunan berkelanjutan di negaranya.

Dukungan juga datang dari Kementerian Luar Negeri RI yang menilai kerja sama ini mempererat hubungan bilateral. Roy Wahab selaku Direktur Investasi dan Ekonomi Kreatif menyatakan bahwa investasi hijau ini sangat bermanfaat bagi kedua negara.

Melalui kolaborasi ini, Pertamina NRE dan CUSP berharap dapat berkontribusi pada target Net Zero Emission 2060. Upaya ini diharapkan mampu meningkatkan ketahanan energi sekaligus menjawab tantangan perubahan iklim secara nyata.

Artikel terkait

Rekomendasi