Pertamina EP Amankan Pasokan Gas Industri hingga 2035, Kontrak Resmi Diteken

Pertamina EP Amankan Pasokan Gas Industri hingga 2035, Kontrak Resmi Diteken
Foto: Pertamina EP Amankan Pasokan Gas Industri hingga 2035, Kontrak Resmi Diteken. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Pertamina EP baru saja menandatangani dua Perjanjian Jual Beli Gas (PJBG) dengan PT Cikarang Listrindo dan PT Pertamina Hulu Rokan (PHR). Kesepakatan ini tercapai dalam Indonesia Petroleum Association Convention & Exhibition 2026 di Indonesia Convention Exhibition (ICE) BSD, Tangerang Selatan, pada Rabu (20/5/2026).

Direktur Utama PT Pertamina EP, Rachmat Hidajat, menandatangani perjanjian ini bersama Direktur PT Cikarang Listrindo, Yudho Pratikto, dan Direktur Utama PT Pertamina Hulu Rokan, Muhamad Arifin. Kesepakatan jual beli gas dengan PT Cikarang Listrindo akan berlangsung hingga 16 September 2035.

Gas yang dipasok berasal dari Lapangan Akasia Bagus, Jatibarang Field, dengan total volume mencapai 20 miliar standar kaki kubik (BSCF). Energi ini dimanfaatkan untuk mendukung kebutuhan industri di wilayah Jawa Barat.

Bersamaan dengan itu, PJBG juga ditandatangani dengan PT Pertamina Hulu Rokan guna mendukung produksi dan operasi migas di wilayah kerja Rokan, Provinsi Riau. Perjanjian ini berlaku hingga 31 Desember 2030, dengan volume gas mencapai 35 triliun British Thermal Unit (TBTU).

Rachmat Hidajat menegaskan, kerja sama dengan PT Cikarang Listrindo adalah langkah strategis untuk memastikan ketersediaan energi sektor industri nasional, khususnya di Jawa Barat. "Kesepakatan ini memberi kepastian energi dan mendukung daya saing industri serta pertumbuhan ekonomi daerah," ujar Rachmat.

Melalui perjanjian tersebut, Pertamina EP juga menjamin penerimaan bagian negara dari penjualan gas di Jawa dan Sumatera. Kerja sama ini menjadi bagian dari upaya memperkuat ketahanan dan kedaulatan energi nasional.

PT Pertamina Hulu Energi (PHE), yang merupakan anak perusahaan PT Pertamina (Persero), berperan sebagai Subholding Upstream di lingkungan Pertamina, mengelola lapangan hulu migas baik domestik maupun internasional. Di wilayah Jawa Barat, Regional Jawa bertanggung jawab mengkoordinasikan lapangan hulu migas, termasuk PHE ONWJ, PHE OSES, Pertamina EP wilayah Jawa Barat, dan Pertamina East Natuna.

Wilayah kerja Regional Jawa mencakup beberapa provinsi, seperti DKI Jakarta, Banten, Lampung, Bangka Belitung, dan Jawa Barat. Regional ini juga terus berupaya meningkatkan produksi migas sesuai rencana kerja perusahaan, dengan menerapkan prinsip Tata Kelola Perusahaan yang Baik (GCG), serta memperhatikan aspek Kesehatan, Keselamatan, Keamanan, dan Lingkungan (HSSE) di setiap lini operasional.

KOMPAS.com berkomitmen menyajikan berita jernih, tepercaya, dan berimbang. Dukung jurnalisme berkualitas dan nikmati bacaan bebas iklan dengan Membership. Bergabunglah dengan KOMPAS.com Plus sekarang.

Artikel terkait

Rekomendasi