Pembangunan Sekolah Rakyat Jambi Hampir Rampung, Hidupkan Harapan Pendidikan Berkualitas

Pembangunan Sekolah Rakyat Jambi Hampir Rampung, Hidupkan Harapan Pendidikan Berkualitas
Foto: Pembangunan Sekolah Rakyat Jambi Hampir Rampung, Hidupkan Harapan Pendidikan Berkualitas. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Pemerintah giat mendorong pembangunan Sekolah Rakyat permanen di Kelurahan Bagan Pete, Kota Jambi. Hingga saat ini, Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengungkapkan bahwa pembangunan telah mencapai 70 persen dan direncanakan selesai akhir Juni.

Saat mengunjungi lokasi, Gus Ipul ditemani oleh Wali Kota Jambi Maulana dan Gubernur Jambi Al Haris. Dia menyatakan keyakinannya bahwa proyek ini dapat diselesaikan tepat waktu dengan dukungan dari berbagai pihak termasuk Kementerian Pekerjaan Umum.

"Dengan bantuan dari Gubernur, Wali Kota, dan jajaran lainnya, pembangunannya berjalan sesuai jadwal. Kami optimis target akhir Juni dapat dicapai," ujar Gus Ipul dalam pernyataan tertulisnya, Jumat (5/6/2026).

Di lahan seluas 5,56 hektare, Sekolah Rakyat ini didesain menjadi kawasan pendidikan terpadu dengan basis asrama. Pembangunan dimulai pada 4 Desember 2025 dan diproyeksikan selesai pada 20 Juni 2026. Saat ini, progres telah mencapai 70,33 persen.

Kompleks tersebut meliputi gedung pendidikan untuk tingkat SD, SMP, dan SMA. Setiap gedung dilengkapi fasilitas pendukung pembelajaran dan pengembangan karakter siswa.

  • Ruang kelas
  • Laboratorium
  • Perpustakaan
  • Asrama siswa dan guru
  • Ruang guru
  • Fasilitas olahraga
  • Sarana kegiatan ekstrakurikuler

Semua fasilitas itu dirancang untuk menciptakan lingkungan belajar komprehensif dan berkualitas. Gus Ipul juga menyatakan bahwa percepatan pembangunan dilakukan melalui koordinasi ketat antar sektor.

"Semua tahapan pekerjaan terus kami pantau agar selesai tepat waktu. Ini penting karena terkait langsung dengan penerimaan siswa dan dimulainya pembelajaran," lanjutnya.

Penerimaan siswa baru juga sedang berlangsung. Di tahun operasional pertama ini, Sekolah Rakyat akan menampung sekitar 300 siswa. Setiap jenjang SD, SMP, dan SMA masing-masing menampung 100 siswa.

Dalam tiga tahun ke depan, kapasitas sekolah ini ditargetkan meningkat hingga mencakup 1.000 siswa. "Proses penerimaan berjalan. Insya Allah, pembelajaran akan dimulai setelah pembangunan selesai," kata Gus Ipul.

Selain itu, pemerintah mempersiapkan rekrutmen tenaga pengajar dan pendukung. Tahun ini, ada rekrutmen ribuan guru dan tenaga lain seperti wali asuh dan wali asrama untuk memastikan operasional sekolah berjalan lancar.

Sasaran program ini diidentifikasi dengan pendekatan data terintegrasi. Pendataan dimulai dari tingkat RT/RW hingga pemerintah daerah dan divalidasi oleh Badan Pusat Statistik (BPS).

"Data harus akurat agar program ini tepat sasaran serta menjangkau anak-anak dari keluarga kurang mampu," imbuhnya. Untuk SMP dan SMA, jumlah pendaftar telah melebihi target, sementara SD masih perlu ditingkatkan penjangkauannya.

Lokasi Sekolah Rakyat di Kelurahan Bagan Pete mudah dijangkau. Dari Bandara Sultan Thaha Jambi, lokasi ini dapat dicapai dalam 40 menit dengan mobil.

"Pembangunan sekolah ini adalah bagian dari program strategis nasional yang diinisiasi Presiden Prabowo Subianto. Dengan tujuan memperluas akses pendidikan bagi kelompok rentan dan meningkatkan pemerataan sumber daya manusia," tutupnya.

Artikel terkait

Rekomendasi