Purbaya Komentari IHSG dan Rupiah: Ada Miskonsepsi Soal Fiskal
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelemahan nilai tukar rupiah dan juga penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebabkan oleh miskonsepsi di pasar keuangan. Menurutnya, beberapa pihak mencari kesalahan terkait defisit APBN yang diperkirakan bisa melebihi 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), serta penilaian negatif terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga dianggap membuat anggaran fiskal kacau.
Purbaya menjelaskan bahwa terdapat isu lembaga pemeringkat internasional akan menurunkan peringkat utang Indonesia. Namun, setelah bertemu dengan lembaga asal AS, Standard and Poor’s (S&P), Purbaya menyatakan bahwa pandangan lembaga tersebut sudah membaik.
"Menurut saya, ini adalah miskonsepsi dari para analis yang menganggap kebijakan fiskal kita buruk atau Pak Prabowo tidak hati-hati dalam mengelola kebijakan fiskal," ungkap Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Jumat (5/6/2026). Ia menekankan bahwa Prabowo berkomitmen menjaga defisit APBN di bawah 3%, bahkan merencanakan target antara 1,8% hingga 2,4% dari PDB pada tahun depan. Prabowo juga mengarahkan agar kebijakan fiskal dilaksanakan dengan hati-hati.
Baca Juga:
- RUU Polri: Polisi yang Cacat Akibat Dinas akan Dipecat?
- Alibi Jaksa Cepat Tetapkan Dadan Hindayana cs jadi Tersangka
- Djaka Akhirnya Buka Suara Soal Kasus Dugaan Suap Blueray
Artikel Terkait
- Purbaya Tanggapi Kurva Imbal Hasil SUN Terbalik: Bukan Resesi | 5 jam yang lalu
- Purbaya Soal Penurunan Omzet Warteg: Akan Diinvestigasi | 6 jam yang lalu
- IHSG Ditutup di Posisi 5.594 | 7 jam yang lalu
- Penjelasan Purbaya Soal Mundur dari Menkeu: Saya Sukanya Maju | 8 jam yang lalu
- Belanja Negara Tumbuh 34% YoY, Jadi Rp1.365 Triliun | 9 jam yang lalu
Baca Juga:
- DJP: 3 dari 32 Perusahaan CPO Sudah Bayar Pajak Rp200 Miliar | 4 jam yang lalu
- Purbaya Kembali Tegaskan Bea Cukai Tak Dibubarkan | 5 jam yang lalu
- Purbaya Tanggapi Kurva Imbal Hasil SUN Terbalik: Bukan Resesi | 5 jam yang lalu
- Ekonom: Fondasi Ekonomi Nasional Tetap Terjaga Dengan Baik | 6 jam yang lalu