IHSG dan Rupiah: Purbaya Ungkap Miskonsepsi Fiskal yang Mengejutkan!

IHSG dan Rupiah: Purbaya Ungkap Miskonsepsi Fiskal yang Mengejutkan!
Foto: IHSG dan Rupiah: Purbaya Ungkap Miskonsepsi Fiskal yang Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Purbaya Komentari IHSG dan Rupiah: Ada Miskonsepsi Soal Fiskal

Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menyatakan pelemahan nilai tukar rupiah dan juga penurunan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) disebabkan oleh miskonsepsi di pasar keuangan. Menurutnya, beberapa pihak mencari kesalahan terkait defisit APBN yang diperkirakan bisa melebihi 3% dari Produk Domestik Bruto (PDB), serta penilaian negatif terhadap program prioritas Presiden Prabowo Subianto, yaitu Makan Bergizi Gratis (MBG), sehingga dianggap membuat anggaran fiskal kacau.

Purbaya menjelaskan bahwa terdapat isu lembaga pemeringkat internasional akan menurunkan peringkat utang Indonesia. Namun, setelah bertemu dengan lembaga asal AS, Standard and Poor’s (S&P), Purbaya menyatakan bahwa pandangan lembaga tersebut sudah membaik.

"Menurut saya, ini adalah miskonsepsi dari para analis yang menganggap kebijakan fiskal kita buruk atau Pak Prabowo tidak hati-hati dalam mengelola kebijakan fiskal," ungkap Purbaya dalam konferensi pers APBN Kita, Jumat (5/6/2026). Ia menekankan bahwa Prabowo berkomitmen menjaga defisit APBN di bawah 3%, bahkan merencanakan target antara 1,8% hingga 2,4% dari PDB pada tahun depan. Prabowo juga mengarahkan agar kebijakan fiskal dilaksanakan dengan hati-hati.

Baca Juga:

Artikel Terkait

Baca Juga:

```

Artikel terkait

Rekomendasi