Nikolaus Joaquin, atlet bulutangkis spesialis ganda putra Indonesia, mengungkapkan bahwa dirinya merasa 'takut' untuk memulai percakapan dengan Kevin Sanjaya Sukamuljo. Pengakuannya ini disampaikan ketika mengingat momen pertemuan pertama kali dengan Kevin di Pelatnas PBSI Cipayung.
Saat itu, Joaquin yang lebih muda merasa sungkan karena Kevin adalah salah satu atlet utama di pelatnas. "Pernah ngobrol waktu di Pelatnas [Cipayung]. Saya jujur takut sih sama Mas Kevin. Jadi saya kayak masih sungkan gitu. Jadi kayaknya jarang banget. Sungkan saya, takut saya kalau ngobrol sama dia," ucap Joaquin di Istora Gelora Bung Karno (GBK), Jakarta, Jumat (5/6).
Meskipun merasa segan, Joaquin mengaku bangga dengan kehadiran Kevin di Istora untuk menyaksikan perempat final Indonesia Open 2026. Kevin memprediksi dan berharap agar pasangan Raymond/Joaquin bisa menjadi juara dalam turnamen tersebut.
"Saya menanggapinya, ya makasih banyak Mas Kevin untuk support dan doanya. Yang pasti kami juga main yang terbaik ya, main yang terbaik," ujar Joaquin berterima kasih. "Pasti semua orang juga pengen kami juara, kami pun juga pingin kami juara. Tetapi itu enggak akan mudah karena musuh pun juga pingin juara juga. Jadi kita mohon dukungannya para badminton lovers buat datang langsung dukung kami," tambahnya.
Pasangan Raymond/Joaquin berhasil melangkah ke semifinal Indonesia Open 2026 setelah menang dramatis dalam pertandingan rubber game 16-21, 24-22, 21-18 pada Kamis (5/6). Mereka selanjutnya akan bertemu dengan sesama wakil Indonesia, Sabar Karyaman Gutama/Moh Reza Pahlevi Isfahani, di semifinal pada Sabtu (6/6).
Dengan pertemuan antara dua wakil Indonesia di babak semifinal, sudah dipastikan akan ada atlet tuan rumah yang tampil di partai final Indonesia Open 2026.