Misteri: Dua Warga Nigeria Tewas dan Satu Kritis di Apartemen Jakarta Barat, Apa yang Terjadi?

Misteri: Dua Warga Nigeria Tewas dan Satu Kritis di Apartemen Jakarta Barat, Apa yang Terjadi?
Foto: Misteri: Dua Warga Nigeria Tewas dan Satu Kritis di Apartemen Jakarta Barat, Apa yang Terjadi?. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Jakarta - Penemuan dua pria berwarga negara Nigeria tewas di apartemen kawasan Cengkareng, Jakarta Barat, masih menyisakan misteri. Seorang pria lainnya ditemukan dalam kondisi kritis.

Ketiga warga Nigeria ini ditemukan di dalam kamar apartemen pada Senin, 1 Juni 2026. Penyebab kematian dua di antaranya belum diketahui. Polisi tidak menemukan tanda kekerasan di tubuh korban, namun penyidikan lebih lanjut masih dilakukan untuk memahami rangkaian peristiwa yang menyebabkan kematian mereka.

Ketiga korban pertama kali ditemukan oleh rekan sesama warga Nigeria. Saat ini, kasus tersebut masih dalam penyelidikan polisi.

Awal Mula Temuan Korban

Kasi Humas Polres Metro Jakarta Barat, AKP Wisnu, menjelaskan bagaimana ketiga korban ditemukan. Teman sesama warga Nigeria mencari mereka setelah tak bisa dihubungi.

"Pada awalnya, teman korban mencoba menghubungi namun tidak mendapat respons. Saksi adalah rekan korban yang juga warga negara asing," jelas Wisnu, Kamis (4/6).

Setelah tidak mendapatkan balasan, rekan korban melapor ke pihak apartemen. Sekuriti bersama teknisi membuka kamar apartemen korban dan mendapati ketiga pria tersebut tergeletak di dalam unit.

Setelah ruangan dibuka, dua di antaranya ditemukan meninggal, sedangkan satu orang lainnya dilarikan ke rumah sakit dalam kondisi kritis.

Keterangan dari Polda Metro Jaya

Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Budi Hermanto, mengonfirmasi penemuan ketiga pria tersebut terjadi pada Senin (1/6/2026) sekitar pukul 21.00 WIB. "Pada Senin, 1 Juni 2026 sekitar pukul 21.00 WIB ditemukan tiga warga negara asing di Apartemen City Park, Cengkareng Timur, Jakarta Barat," tutur Budi Hermanto kepada detikcom, Kamis (4/6).

Ketiga pria tersebut diidentifikasi sebagai CD (27), II (34), dan OSO (39). Dua di antaranya, yakni CD dan II, dinyatakan meninggal dunia, sementara OSO ditemukan tidak sadarkan diri.

Pemeriksaan Awal dan Penyelidikan

Sementara itu, AKP Wisnu menyebut korban selamat saat ini dirawat di RS Budha Tzu Chi. "Berdasarkan pemeriksaan awal, tidak ada tanda-tanda kekerasan pada tubuh korban yang meninggal," kata Wisnu.

Penyelidikan terus dilakukan oleh pihak kepolisian untuk memastikan penyebab kematian kedua korban serta kondisi kritis satu orang lainnya. Kombes Budi Hermanto menegaskan, "Penyelidikan masih dilakukan oleh Polres Metro Jakarta Barat untuk mencari penyebab dari kejadian tersebut."

Artikel terkait

Rekomendasi