Mengejutkan! AS Resmi Jatuhkan Sanksi Terbaru ke Presiden Kuba

Mengejutkan! AS Resmi Jatuhkan Sanksi Terbaru ke Presiden Kuba
Foto: Mengejutkan! AS Resmi Jatuhkan Sanksi Terbaru ke Presiden Kuba. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
```html

Amerika Serikat resmi memberlakukan sanksi terhadap Presiden Kuba, Miguel Díaz-Canel, beserta keluarganya. Langkah ini menambah tekanan terhadap pemerintahan komunis di negara tersebut.

Sanksi ini juga menyasar angkatan bersenjata Kuba serta jaringan pengawasan internal mereka yang dikenal dengan nama Komite Pertahanan Revolusi. Semua masuk dalam daftar hitam Departemen Keuangan AS, sesuai pedoman baru yang diterbitkan pada Kamis lalu.

Pemerintahan Presiden Donald Trump sebelumnya telah memulai blokade bahan bakar secara de facto. Strategi penekanan ini terus ditingkatkan untuk mencoba mengakhiri era pemerintahan satu partai yang telah berlangsung selama 67 tahun di Havana.

Artikel Terkait

  • Harga Minyak Stabil Usai Optimisme Perundingan AS & Iran - Energi | 16 menit yang lalu
  • Menlu AS: Risiko Nuklir Iran Lebih Buruk dari Krisis Ekonomi Global | 20 jam yang lalu
  • Trump Alokasikan US$700 Juta Bangun Pembangkit Listrik Batu Bara - Energi | 21 jam yang lalu
  • DPR AS Voting Hentikan Perang Iran, Tolak Kebijakan Trump - Global | 23 jam yang lalu
  • AS: Israel-Lebanon Siap Damai Jika Hizbullah Hentikan Serangan - Global | 1 hari yang lalu
  • Trump Remehkan Ranjau Iran di Hormuz, Sebut Ada Rute Alternatif - Global | 1 hari yang lalu

Baca Juga

  • SpaceX Cs yang IPO Tak Bisa Langsung Masuk dalam Indeks S&P 500 - Global | 26 menit yang lalu
  • Perdagangan Saham di Pasar Asia Diramal Turun - Global | 56 menit yang lalu
  • Nego Damai AS-Iran Stop Usai Hizbullah Tolak Gencatan Senjata - Global | 2 jam yang lalu
  • Kim Jong Un Pamer Pabrik Nuklir Baru, Sebut Kapasitas Naik - Global | 16 jam yang lalu

Berita terbaru ini menunjukkan konsistensi pemerintahan AS dalam menekan pemerintahan komunis di Kuba. Langkah ini diambil seiring dengan kebijakan-kebijakan yang bertujuan melemahkan kedudukan pemerintah di Havana.

```

Artikel terkait

Rekomendasi