Libur Panjang, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Naik 31 Persen Hingga 70 Ribu Tiket Terjual

Libur Panjang, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Naik 31 Persen Hingga 70 Ribu Tiket Terjual
Foto: Ilustrasi Libur Panjang, Penumpang Kereta Cepat Whoosh Naik 31 Persen Hingga 70 Ribu Tiket Terjual.
Ukuran teks

Antusiasme masyarakat untuk menggunakan kereta cepat Whoosh melonjak tajam selama periode libur panjang atau long weekend kali ini. PT Kereta Cepat Indonesia China (KCIC) melaporkan lebih dari 70.000 tiket terjual dalam kurun waktu 13 hingga 16 Mei 2026.

General Manager Corporate Secretary KCIC, Eva Chairunisa, mengungkapkan bahwa puncak kepadatan penumpang terjadi pada Rabu, 13 Mei 2026. Pada hari tersebut, jumlah penumpang menembus angka 21.601 orang dalam satu hari operasional saja.

Angka ini menunjukkan pertumbuhan sekitar 31 persen jika dibandingkan dengan rata-rata harian normal. Biasanya, volume penumpang harian kereta cepat Whoosh berada di kisaran 16.000 orang.

Whoosh Jadi Pilihan Utama Berwisata

Tingginya angka perjalanan ini membuktikan bahwa Whoosh kini menjadi moda transportasi favorit masyarakat untuk bepergian. Hal ini terutama terlihat pada rute-rute menuju kawasan Bandung Raya dan sekitarnya.

Eva menjelaskan bahwa mayoritas penumpang memanfaatkan momen libur panjang ini untuk berwisata bersama keluarga atau kerabat. Bandung tetap menjadi magnet utama tujuan perjalanan bagi para pengguna kereta cepat.

Hingga Sabtu siang tanggal 16 Mei 2026, tercatat sekitar 11.000 tiket Whoosh telah ludes terjual. KCIC memprediksi angka ini akan terus bertambah hingga menyentuh total 20.000 penumpang untuk hari tersebut.

Sekitar 80 persen dari total penumpang memilih rute keberangkatan dari Stasiun Halim menuju Stasiun Padalarang. Menariknya, 70 persen dari penumpang tersebut langsung berpindah ke KA Feeder untuk menuju Stasiun Bandung.

Data ini mencerminkan tingginya minat publik terhadap layanan integrasi antarmoda yang ditawarkan KCIC. Masyarakat merasa lebih terbantu untuk mencapai pusat kota maupun destinasi wisata dengan akses yang saling terhubung.

Profil Penumpang dan Destinasi Favorit

Mayoritas pengguna layanan Whoosh selama libur panjang merupakan wisatawan dengan tujuan berikut:

  • Kawasan wisata Lembang dan wisata alam Bandung Raya.
  • Pusat kuliner dan kawasan bersejarah Jalan Braga.
  • Berbagai pusat perbelanjaan dan destinasi wisata keluarga di Bandung.

Informasi tersebut didapat dari pantauan lapangan yang menunjukkan dominasi wisatawan domestik. Selain warga lokal, KCIC juga mencatat kehadiran wisatawan mancanegara, khususnya dari Malaysia, yang menikmati layanan ini.

Sebagai panduan bagi calon penumpang, berikut adalah detail mengenai pemesanan tiket dan manajemen perjalanan selama masa liburan.

Informasi reservasi tiket dan panduan perjalanan bagi calon penumpang:

Kategori Informasi Detail Penjelasan
Kanal Pembelian Aplikasi Whoosh, Web KCIC, Access by KAI, Livin', BRImo, Wondr, Traveloka, Tiket.com.
Waktu Kehadiran Minimal 30 menit sebelum jadwal keberangkatan kereta.
Prosedur Stasiun Pemeriksaan tiket (tapping), pemeriksaan keamanan, dan proses boarding.

Data di atas bertujuan untuk memastikan kelancaran perjalanan setiap penumpang di stasiun. KCIC mengimbau masyarakat untuk segera mengamankan tiket mereka agar tidak kehabisan selama periode libur panjang berlangsung.

Eva Chairunisa juga menyarankan agar para pelanggan merencanakan keberangkatan dengan matang dan melakukan reservasi lebih awal. Ketepatan waktu kehadiran di stasiun sangat krusial untuk menghindari keterlambatan jadwal keberangkatan.

Artikel terkait

Rekomendasi