Korupsi Mengguncang, Jaksa Jamin Motor Listrik MBG Aman dari Penyitaan

Korupsi Mengguncang, Jaksa Jamin Motor Listrik MBG Aman dari Penyitaan
Foto: Korupsi Mengguncang, Jaksa Jamin Motor Listrik MBG Aman dari Penyitaan. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Kejaksaan Agung tidak akan menyita seluruh motor listrik yang diserahkan Badan Gizi Nasional (BGN) kepada setiap kepala SPPG di berbagai daerah. Meski begitu, korps Adhyaksa memastikan adanya dugaan korupsi dalam pengelolaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) 2025-2026, terkait pengadaan 21.801 motor listrik Emmo JVX GT.

Direktur Penyidikan pada Jaksa Agung Muda Pidana Khusus Kejagung, Syarief Sulaeman Nahdi, menyatakan bahwa penyitaan hanya akan dilakukan terhadap beberapa unit motor yang masih berada di BGN sebagai contoh barang bukti. Motor yang telah dikirim dan digunakan di daerah tidak akan dijadikan barang bukti. "Kalau barang sudah sampai di daerah, sudah digunakan, itu tentu tidak akan kita lakukan penyitaan," jelas Syarief kepada media pada Jumat (05/06/2026).

Menurut Syarief, barang bukti dalam sebuah kasus tidak harus mencakup semua barang, namun cukup menunjukkan adanya tindak pidana. Fokus penyidik saat ini adalah pada proses pengadaan motor yang menuai kontroversi di media sosial.

BGN diketahui telah melakukan pengadaan motor listrik sebanyak 21.801 unit dengan biaya Rp1,03 triliun. Proses ini telah melibatkan pembayaran kepada PT Yasa Artha Trimanunggal, meski perusahaan tersebut sebenarnya tidak memenuhi persyaratan sebagai vendor karena tidak memiliki bengkel yang aktif. Jaksa juga menduga adanya mark up dalam pengadaan ini.

Baca Juga: Demi MBG, Jaksa Tak Akan Bekukan SPPG yang Terseret Korupsi BGN

Selain itu, mantan Wakil Ketua BGN, Sony Sanjaya, mengajukan diri sebagai justice collaborator. Sementara itu, perubahan kepemimpinan di BGN sedang berlangsung, dengan Prabowo melantik Nanik S Deyang dan beberapa pejabat baru pada pekan depan.

Berita Terkait:

  • Eks Waka BGN Janji Ungkap Nama-Nama Besar yang Titip Titik SPPG (Nasional | 36 menit yang lalu)
  • Eks Waka BGN Sony Sanjaya Ajukan Diri jadi Justice Collaborator (Nasional | 1 jam yang lalu)
  • Kata Jaksa Soal Potensi Periksa Nanik S Deyang di Korupsi MBG (Nasional | 2 jam yang lalu)
  • BGN Klaim Fokus Perbaiki Kualitas MBG, Tak Kejar 82 Juta Penerima (Gaya Hidup | 17 jam yang lalu)
  • Jadi Waka BGN, Mayjen TNI Trenggono Disebut Sudah Ajukan Pensiun (Gaya Hidup | 18 jam yang lalu)

Berita Utama:

  • Ekonom Beber 5 Dampak Jika Rupiah Tetap Bertahan di Rp18.000/US$ (Market)
  • Industri Nikel Tunggu Tugas DSI: Offtaker Tunggal atau Broker? (Energi)
  • Harga Emas Antam Naik, Tapi Belum Tembus Rp2,8 Juta/Gram (Market)

Artikel terkait

Rekomendasi