PT Jaya Konstruksi Manggala Pratama Tbk (JKON) secara resmi mengumumkan pembagian dividen tunai untuk tahun buku 2025 kepada seluruh pemegang sahamnya.
Total dividen yang akan dikucurkan mencapai Rp32,62 miliar, yang setara dengan nilai Rp2 per lembar saham. Keputusan strategis ini telah mendapatkan persetujuan dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang digelar pada 3 Juni 2026.
Yield Dividen dan Perbandingan Kinerja
Bila merujuk pada harga saham JKON yang bertengger di posisi Rp65 per lembar pada 5 Juni 2026, tingkat keuntungan dividen atau dividend yield tercatat sekitar 3,08%.
Nilai pembagian laba tahun ini menunjukkan tren penurunan jika dibandingkan dengan periode-periode sebelumnya. Data historis mencatat bahwa perusahaan membagikan Rp3,25 per saham untuk tahun buku 2024.
Sebelum itu, pemegang saham menerima Rp4,25 per lembar untuk tahun buku 2023 dan sebesar Rp3 per saham pada tahun buku 2022.
Dengan nominal Rp2 per saham saat ini, dividen tahun buku 2025 tercatat sebagai angka terendah bagi perusahaan dalam kurun waktu empat tahun terakhir.
Jadwal Penting Pembagian Dividen
Berikut adalah rincian jadwal lengkap pembagian dividen JKON agar investor tidak melewatkan haknya:
- Cum Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 11 Juni 2026
- Ex Dividen Pasar Reguler dan Negosiasi: 12 Juni 2026
- Cum Dividen Pasar Tunai: 15 Juni 2026
- Ex Dividen Pasar Tunai: 17 Juni 2026
- Tanggal Pencatatan (Recording Date): 15 Juni 2026
- Pelaksanaan Pembayaran Dividen: 3 Juli 2026
Penting bagi investor untuk memperhatikan tanggal cum date sebagai batas akhir kepemilikan saham agar tetap berhak menerima bagi hasil laba tersebut.
Ringkasan Data Pembayaran
Tabel berikut merangkum informasi utama mengenai distribusi dividen tunai JKON untuk tahun buku 2025:
| Keterangan | Informasi Detail |
|---|---|
| Total Alokasi Dividen | Rp32,62 Miliar |
| Nilai per Lembar Saham | Rp2 per Saham |
| Estimasi Dividend Yield | 3,08% |
| Tanggal Pembayaran Tunai | 3 Juli 2026 |
Dana dividen tersebut dijadwalkan akan masuk ke rekening dana nasabah para pemegang saham yang memenuhi kriteria pada awal Juli 2026 mendatang.