Jasa Marga (JSMR) Rombak Jajaran Pengurus, Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Terbaru 2026

Jasa Marga (JSMR) Rombak Jajaran Pengurus, Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Terbaru 2026
Foto: Jasa Marga (JSMR) Rombak Jajaran Pengurus, Ini Daftar Lengkap Direksi dan Komisaris Terbaru 2026. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) baru saja mengumumkan perubahan signifikan dalam struktur kepengurusan perusahaan. Keputusan ini ditetapkan secara resmi melalui Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) Tahunan yang berlangsung pada Rabu, 20 Mei 2026.

Dalam pertemuan tersebut, emiten pengelola jalan tol milik negara ini menyepakati pengangkatan sejumlah nama baru untuk mengisi posisi strategis. Perubahan ini mencakup penunjukan anggota dewan komisaris hingga pengisian jabatan wakil direktur utama yang baru.

Perombakan Dewan Komisaris dan Direksi Jasa Marga

Manajemen Jasa Marga mengonfirmasi kehadiran dua wajah baru di jajaran Dewan Komisaris, yaitu Asrorun Ni’am Sholeh dan Nurul Ghufron. Keduanya akan mendampingi Juri Ardiantoro yang kembali dipercaya untuk mengemban amanah sebagai Komisaris Utama.

Selain perubahan di kursi pengawas, RUPS juga menyepakati perubahan pada struktur manajerial perusahaan. Andry Tanudjaja resmi diangkat sebagai Wakil Direktur Utama, mendampingi Rivan Achmad Purwantono yang tetap memimpin sebagai Direktur Utama.

Daftar lengkap susunan Dewan Komisaris Jasa Marga hasil RUPS Tahunan 2026:

  • Komisaris Utama: Juri Ardiantoro
  • Komisaris: Syamsul Bachri Yusuf
  • Komisaris: Asrorun Ni’am Sholeh
  • Komisaris: Nurul Ghufron
  • Komisaris Independen: Nachrowi Ramli
  • Komisaris Independen: Tedi Kurniawan
  • Komisaris Independen: Rudi Antariksawan

Penunjukan figur-figur tersebut diharapkan mampu memberikan perspektif baru dalam pengawasan bisnis perusahaan. Susunan komisaris ini terdiri dari kombinasi profesional dan tokoh yang memiliki latar belakang beragam guna menjaga akuntabilitas.

Susunan Direksi PT Jasa Marga (Persero) Tbk. terbaru:

  • Direktur Utama: Rivan Achmad Purwantono
  • Wakil Direktur Utama: Andry Tanudjaja
  • Direktur Bisnis: Reza Febriano
  • Direktur Human Capital dan Transformasi: Yoga Tri Anggoro
  • Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko: Pramitha Wulanjani
  • Direktur Operasi: Fitri Wiyanti
  • Direktur Layanan: Yaya Ruhiya
  • Direktur Pengembangan Usaha: Ari Respati

Manajemen menegaskan bahwa pergantian posisi ini telah direncanakan secara matang dan dilakukan sesuai prosedur yang berlaku. Pihak perseroan menjamin transisi ini tidak akan mengganggu kelancaran layanan di seluruh ruas tol yang dikelola.

Perlu dicatat bahwa perombakan pengurus tersebut dipastikan tidak berdampak negatif terhadap aspek operasional maupun kondisi hukum perusahaan. Kelangsungan usaha serta stabilitas finansial Jasa Marga tetap menjadi prioritas utama di tengah pergantian kepemimpinan ini.

Kinerja Finansial Jasa Marga Sepanjang Tahun 2025

Sejalan dengan agenda RUPS, Jasa Marga juga memaparkan laporan keuangan tahun buku 2025 yang menunjukkan dinamika cukup menantang. Perseroan mencatat adanya penurunan pada sisi pendapatan maupun laba bersih dibandingkan periode tahun sebelumnya.

Berdasarkan data laporan keuangan, pendapatan perusahaan tercatat sebesar Rp29,8 triliun pada akhir tahun lalu. Angka ini mengalami penurunan sekitar 5,88% jika dibandingkan dengan perolehan tahun 2024 yang mencapai Rp31,75 triliun.

Rincian sumber pendapatan yang dikantongi JSMR selama periode 2025:

  • Pendapatan Tol: Rp18,15 triliun
  • Pendapatan Konstruksi: Rp10,07 triliun
  • Pendapatan Usaha dan Lainnya: Rp1,65 triliun

Meskipun pendapatan secara total menyusut, perusahaan berhasil melakukan efisiensi pada sisi pengeluaran rutin. Beban pokok pendapatan terpantau turun 11,45% secara tahunan, dari sebelumnya Rp20,44 triliun menjadi Rp18,10 triliun.

Berkat efisiensi biaya tersebut, laba bruto Jasa Marga justru mengalami pertumbuhan positif sebesar 4,21%. Secara nominal, laba kotor perusahaan naik menjadi Rp11,78 triliun dibandingkan Rp11,31 triliun pada tahun sebelumnya.

Namun, laba bersih yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk mengalami tekanan cukup dalam sebesar 19,27%. Total laba bersih pada 2025 terkoreksi menjadi Rp3,65 triliun dari angka sebelumnya yang sempat menyentuh Rp4,53 triliun.

Ringkasan posisi aset, liabilitas, dan ekuitas Jasa Marga tahun buku 2025:

Komponen Keuangan Posisi Tahun 2024 Posisi Tahun 2025
Total Aset Rp148,71 triliun Rp159,9 triliun
Total Liabilitas Rp89,8 triliun Rp97,6 triliun
Total Ekuitas Rp58,8 triliun Rp62,3 triliun

Peningkatan aset menunjukkan bahwa Jasa Marga tetap aktif dalam melakukan pengembangan infrastruktur jalan bebas hambatan. Penambahan nilai liabilitas dan ekuitas juga mencerminkan aktivitas pendanaan yang dilakukan untuk mendukung proyek-proyek strategis.

Seiring dengan pemaparan kinerja tersebut, Jasa Marga juga mengumumkan pembagian dividen senilai Rp1,1 triliun untuk para pemegang saham. Hal ini menunjukkan komitmen perseroan dalam memberikan nilai tambah bagi investor meski kondisi pasar sedang dinamis.

Langkah-langkah strategis seperti preservasi jalan tol dan percepatan pembangunan proyek besar terus dikebut menjelang tahun 2026. Salah satu fokus utama perusahaan saat ini adalah penyelesaian ruas Tol Yogyakarta-Bawen yang didukung kredit sindikasi triliunan rupiah.

Dengan susunan pengurus yang baru, Jasa Marga optimistis dapat menavigasi tantangan ekonomi nasional yang semakin kompleks. Kehadiran figur-figur baru diharapkan dapat memperkuat tata kelola perusahaan dalam jangka panjang.

Artikel terkait

Rekomendasi