Harga BBM Melambung, Kerusuhan Pecah dan Ekonomi Negara Ini Terancam Lumpuh

Harga BBM Melambung, Kerusuhan Pecah dan Ekonomi Negara Ini Terancam Lumpuh
Foto: Ilustrasi Harga BBM Melambung, Kerusuhan Pecah dan Ekonomi Negara Ini Terancam Lumpuh.
Ukuran teks

Gelombang protes massal yang disertai aksi mogok transportasi nasional mulai memicu kerusuhan di beberapa kota besar di Kenya. Situasi ini terjadi setelah pemerintah setempat kembali menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) secara signifikan.

Kondisi domestik yang semakin memanas tersebut kini mengancam kelumpuhan total aktivitas ekonomi di negara Afrika Timur itu. Selain itu, gangguan besar juga mulai terjadi pada rantai pasokan logistik nasional akibat aksi massa tersebut.

Menteri Keuangan Kenya, John Mbadi, menyatakan bahwa pihaknya bersama Kementerian Energi akan segera bertemu dengan operator transportasi. Langkah ini diambil untuk mencari solusi atas kenaikan harga yang sebenarnya sudah mendapatkan subsidi dari pemerintah.

Aksi mogok massal yang digerakkan oleh aliansi sektor transportasi ini resmi dimulai sejak hari Senin lalu. Instruksi penghentian operasional seluruh armada angkutan umum berlaku secara nasional, sehingga sistem mobilitas publik benar-benar mandek total.

Dampaknya, ribuan warga komuter terlantar di jalanan dan tidak memiliki pilihan transportasi untuk bepergian. Banyak warga terpaksa berjalan kaki hingga belasan kilometer demi mencapai tempat kerja atau lokasi aktivitas mereka.

Ketegangan di Ibu Kota Nairobi

Situasi semakin mencekam di ibu kota Nairobi ketika sekelompok demonstran dan pengemudi angkutan mulai memblokir jalan protokol. Massa juga terpantau membakar ban bekas untuk menutup akses masuk dan keluar kota secara paksa.

Bentrokan fisik antara demonstran dan petugas keamanan pun akhirnya tidak dapat terhindarkan lagi. Aparat kepolisian setempat terpaksa melepaskan tembakan gas air mata untuk membubarkan massa yang mulai bertindak anarkis di lapangan.

Krisis energi yang melanda Kenya merupakan dampak domino dari ketegangan geopolitik dan konflik bersenjata di wilayah Timur Tengah. Konflik global tersebut telah mencekik pasokan minyak mentah dunia dan memengaruhi stabilitas harga di pasar internasional.

Rincian kenaikan harga BBM yang terjadi di Kenya dalam dua bulan terakhir:

  • Kenaikan Bulan Lalu: Pemerintah setempat telah memberlakukan kenaikan harga eceran sebesar 24,2 persen.
  • Kenaikan Pekan Lalu: Otoritas regulasi energi lokal kembali menaikkan harga BBM sebesar 23,5 persen akibat tekanan global.

Kenaikan harga yang berturut-turut dalam waktu singkat ini menjadi pemicu utama kemarahan masyarakat dan pelaku usaha transportasi. Mereka merasa beban biaya operasional sudah tidak sanggup lagi dipikul di tengah kondisi ekonomi yang sulit.

Pemerintah Kenya kini berada di posisi yang sulit karena harus menyeimbangkan antara tekanan harga pasar global dan stabilitas sosial dalam negeri. Jika solusi tidak segera ditemukan, ancaman kelumpuhan ekonomi nasional diprediksi akan berlangsung lebih lama.

Artikel terkait

Rekomendasi