Presiden Prabowo Subianto menyempatkan diri untuk menyapa ribuan massa yang melakukan aksi damai di depan Kompleks Parlemen, Senayan. Momen ini terjadi tepat setelah Presiden menghadiri Rapat Paripurna DPR RI pada Rabu (21/5).
Kehadiran Kepala Negara di tengah massa menjadi sorotan hangat di tengah tuntutan penguatan ekonomi kerakyatan. Peserta aksi mengapresiasi sikap ramah Presiden yang melambaikan tangan dari kendaraan saat melintas di depan kerumunan.
Aspirasi Penguatan Ekonomi Akar Rumput
Aksi damai yang berlangsung tertib ini diikuti oleh sekitar 3.000 peserta dari berbagai elemen masyarakat. Kelompok yang hadir terdiri dari anggota Tani Merdeka Indonesia serta Asosiasi Pedagang Pasar Seluruh Indonesia (APPSI).
Massa yang berkumpul merupakan representasi dari berbagai lapisan, mulai dari petani, nelayan, hingga pelaku UMKM dan mahasiswa. Mereka membawa pesan penting mengenai perlunya keadilan ekonomi bagi masyarakat kelas bawah.
Wakil Ketua DPN Tani Merdeka Indonesia, Aiman Adnan, menegaskan bahwa roda ekonomi nasional tidak boleh hanya berputar di lingkaran kelompok tertentu. Menurutnya, keuntungan ekonomi harus dirasakan secara merata oleh rakyat kecil.
Pihak-pihak yang didorong untuk mendapatkan kesempatan ekonomi yang setara meliputi:
- Para petani di berbagai daerah.
- Pedagang pasar tradisional.
- Nelayan dan masyarakat pesisir.
- Pelaku UMKM dan industri rumah tangga.
- Masyarakat berpenghasilan rendah lainnya.
Pernyataan tersebut menekankan bahwa sektor-sektor ini membutuhkan perhatian khusus dan peluang pengembangan yang sama dengan korporasi besar. Hal ini dianggap sebagai kunci utama dalam mewujudkan kesejahteraan sosial yang adil.
Dukungan terhadap Kebijakan Presiden
Selain menyampaikan tuntutan, massa juga menyatakan dukungan penuh terhadap arah kebijakan ekonomi yang diusung oleh pemerintahan Prabowo. Fokus utama mereka adalah perbaikan sistem distribusi pangan dan perlindungan bagi produsen lokal.
Para peserta aksi berharap pemerintah dapat memperkecil celah kesenjangan yang ada saat ini. Dukungan ini diharapkan menjadi pelecut semangat bagi pemerintah untuk terus mengedepankan program yang pro-rakyat.
Sapaan langsung dari Presiden Prabowo dianggap sebagai bentuk pengakuan atas aspirasi yang disampaikan oleh massa. Momen tersebut membangun optimisme baru bagi para petani dan pedagang pasar yang hadir di lokasi.
Situasi di kawasan Senayan tetap terkendali meskipun massa memenuhi sebagian jalan protokol. Setelah menyampaikan aspirasinya, kelompok masyarakat tersebut membubarkan diri dengan tenang dan teratur.