Presiden China Xi Jinping memulai rangkaian kunjungan luar negerinya tahun ini dengan menyambangi Korea Utara. Kedatangan Xi yang didampingi sang istri, Peng Liyuan, disambut melalui upacara kenegaraan yang sangat megah.
Pemimpin Tertinggi Korea Utara, Kim Jong Un, menyambut langsung rombongan tersebut setibanya mereka di Lapangan Kim Il Sung, Pyongyang. Suasana penyambutan ini terekam dalam laporan media pemerintah China, Xinhua, yang menunjukkan kemeriahan luar biasa.
Istri Kim Jong Un, Ri Sol Ju, turut mendampingi sang suami saat menyambut kedatangan pasangan nomor satu dari Negeri Tirai Bambu tersebut. Kehadiran mereka di lokasi disambut oleh korps musik militer dan ribuan warga yang telah bersiap sejak awal.
Berbagai spanduk raksasa yang berisi pesan persahabatan abadi antara kedua negara menghiasi area lapangan. Tulisan tersebut menekankan komitmen persatuan yang tidak tergoyahkan antara Korea Utara dan China di hadapan publik.
Prosesi Militer dan Antusiasme Warga
Dalam agenda tersebut, Xi Jinping berkesempatan melakukan inspeksi terhadap pasukan kehormatan Tentara Rakyat Korea. Pasukan elite ini memberikan penghormatan khusus dengan meneriakkan doa kesehatan bagi pemimpin China tersebut dalam bahasa Korea.
Video dari Xinhua menggambarkan suasana yang sangat emosional dengan lautan manusia yang memadati lokasi penyambutan. Warga tampak antusias melambaikan bendera kedua negara sembari memegang buket bunga sebagai tanda penghormatan.
Anak-anak sekolah juga terlihat bersorak dan melompat kegirangan saat iring-iringan mobil kepresidenan melintas di depan mereka. Pemandangan ini mempertegas upaya Pyongyang dalam menunjukkan kehangatan hubungan diplomatik kepada dunia internasional.
Pesan Diplomatik di Balik Kunjungan Xi
Kunjungan pertama Xi Jinping ke luar negeri setiap tahunnya selalu menjadi sorotan utama bagi para pengamat internasional. Destinasi pertama yang dipilih biasanya mencerminkan prioritas utama kebijakan luar negeri Beijing untuk tahun berjalan.
Meskipun Xi tidak terlalu sering melakukan perjalanan mancanegara, setiap kunjungannya membawa bobot politik yang sangat besar. Langkah ini dianggap sebagai sinyal strategis mengenai arah hubungan bilateral dan pengaruh China di kawasan global.
Berikut adalah daftar negara yang menjadi destinasi luar negeri pertama Xi Jinping dalam beberapa periode terakhir:
- Kazakhstan dan Uzbekistan (2022): Kunjungan ini menjadi perjalanan perdana Xi setelah masa pandemi yang panjang untuk memperkuat pengaruh di Asia Tengah.
- Korea Utara (Tahun Berjalan): Menandai ambisi Beijing dalam menjaga keseimbangan pengaruh di semenanjung Korea di tengah dinamika global.
Daftar di atas menunjukkan bahwa pemilihan negara tujuan selalu memiliki kaitan erat dengan kepentingan geopolitik China yang sedang berkembang. Penentuan lokasi ini sering kali dipandang sebagai langkah taktis untuk memperkuat aliansi strategis di wilayah tertentu.
Ringkasan riwayat perjalanan mancanegara pertama Presiden Xi Jinping:
| Tahun Kunjungan | Negara Tujuan Utama | Konteks Diplomatik |
|---|---|---|
| 2022 | Kazakhstan & Uzbekistan | Penguatan kerja sama energi dan keamanan di Asia Tengah pasca-pandemi. |
| 2026 | Korea Utara | Menegaskan aliansi tradisional dan menyeimbangkan pengaruh kekuatan besar lainnya. |
Data tabel tersebut merangkum pergeseran fokus diplomasi China yang kini kembali memberikan perhatian khusus pada stabilitas di wilayah tetangga terdekatnya. Hal ini membuktikan bahwa diplomasi tatap muka tetap menjadi instrumen penting bagi pemerintahan Xi Jinping.