Direktur Utama PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk. (TLKM), Dian Siswarini, memberikan bocoran mengenai rencana pembagian dividen perusahaan untuk tahun buku 2025. Ia memberikan sinyal positif bagi para investor mengenai nilai imbal hasil yang akan dibagikan dalam waktu dekat.
Dian menyebutkan bahwa rasio maupun nilai nominal dividen tunai tahun ini ditargetkan minimal setara dengan tahun sebelumnya. Bahkan, terdapat kemungkinan jumlah yang dibagikan kepada pemegang saham tersebut bisa lebih besar.
Keputusan final mengenai besaran dividen ini akan diputuskan melalui persetujuan pemegang saham pengendali. Agenda ini menjadi salah satu poin utama dalam Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) yang dijadwalkan pada 8 Juni mendatang.
Pihak manajemen telah menyiapkan usulan agar nominal dividen tidak mengalami penurunan dibandingkan periode sebelumnya. Namun, Dian menegaskan bahwa segala keputusan tetap bergantung pada hasil mufakat dalam RUPS tersebut.
Fokus pada Kekuatan Arus Kas dan Buyback
Selain pembagian dividen, Telkom juga berkomitmen untuk melakukan aksi korporasi lainnya berupa pembelian kembali saham atau buyback. Langkah ini diambil sebagai bagian dari strategi perusahaan dalam menjaga kepercayaan investor.
Dian menjelaskan bahwa kedua kebijakan ini tidak hanya bersumber dari perolehan laba semata. Kekuatan fundamental bisnis dan kondisi arus kas yang sehat menjadi landasan utama perusahaan dalam mengambil langkah tersebut.
Kondisi kas yang solid memungkinkan Telkom untuk memberikan imbal hasil yang menarik bagi pemegang saham. Hal ini dipastikan tetap berjalan beriringan tanpa mengganggu alokasi dana yang dibutuhkan untuk investasi perusahaan.
Berikut adalah ringkasan kinerja keuangan dan riwayat dividen Telkom Indonesia :
| Indikator Keuangan | Data Tahun Buku 2024 / 2025 |
|---|---|
| Laba Bersih 2025 | Rp17,8 Triliun |
| Margin Laba Bersih 2025 | 12,1% |
| Laba Bersih Ternormalisasi | Rp22,7 Triliun |
| Total Dividen Tahun Lalu (2024) | Rp21 Triliun (89% dari Laba) |
| Dividen per Saham (2024) | Rp212,46 per Saham |
Data di atas menunjukkan performa keuangan Telkom yang tetap kokoh di tengah persaingan industri telekomunikasi. Perolehan laba yang signifikan memberikan ruang bagi perusahaan untuk mempertahankan kebijakan dividen yang kompetitif.
Sebagai informasi tambahan, pada tahun buku 2024, emiten pelat merah ini telah membagikan dividen dengan rasio yang cukup tinggi mencapai 89 persen. Realisasi tersebut setara dengan total dana Rp21 triliun yang dialokasikan bagi seluruh pemegang saham.
Dengan arus kas yang kuat, manajemen optimis dapat terus memberikan nilai tambah bagi para investor. Fokus utama saat ini adalah memastikan pertumbuhan jangka panjang tetap terjaga melalui investasi strategis yang berkelanjutan.