Asing Kabur, IHSG Anjlok 2,53% ke Rp2,05 Triliun! Mengejutkan!

Asing Kabur, IHSG Anjlok 2,53% ke Rp2,05 Triliun! Mengejutkan!
Foto: Asing Kabur, IHSG Anjlok 2,53% ke Rp2,05 Triliun! Mengejutkan!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks
<a href="/tag/ihsg">IHSG</a> Turun, Dana Asing Keluar Rp2,05 Triliun

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mencatat penurunan sebesar 2,53% atau setara dengan 147,53 poin, hingga berada di level 5.692,16 pada sesi pertama hari Jumat (5/6). Penurunan ini melanjutkan tren negatif yang sudah berlangsung sejak awal pekan.

Jumlah transaksi yang tercatat di pasar saham pada sesi ini mencapai Rp21,09 triliun. Angka tersebut setara dengan 82% dari total transaksi sepanjang sesi perdagangan pada hari Kamis sebelumnya.

Sebanyak 588 saham mengalami penurunan harga, sedangkan 111 saham lainnya bergerak naik dan 109 saham tetap stagnan. Dalam kondisi ini, investor asing tercatat melakukan penjualan bersih atau net sell dengan nilai mencapai Rp2,05 triliun.

Baca Juga: Harga emas Antam hari Jumat (5/6) naik, jadi Rp2.770.000 per gram

Saham-saham dengan kapitalisasi pasar terbesar di Bursa Efek Indonesia (BEI) menunjukkan net sell yang cukup tinggi dari investor asing. Namun, saham dari emiten di sektor teknologi dan konsumer justru mengalami net buy atau pembelian bersih.

Rincian Saham dengan Net Sell dan Net Buy Terbesar

Berikut adalah daftar saham yang mencatat net sell dan net buy tertinggi dari investor asing saat ini:

Top 5 Net Foreign Sell

  • PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp734,35 miliar
  • PT Chandra Asri Pacific Tbk (TPIA) - Rp240,84 miliar
  • PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp161,62 miliar
  • PT Merdeka Copper Gold Tbk (MDKA) - Rp98,11 miliar
  • PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp89,13 miliar

Top 5 Net Foreign Buy

  • PT Solusi Sinergi Digital Tbk (WIFI) - Rp13,86 miliar
  • PT Timah Tbk (TINS) - Rp13,19 miliar
  • PT Abadi Nusantara Hijau Investama Tbk (PACK) - Rp7,45 miliar
  • PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk (JPFA) - Rp6,85 miliar
  • PT Bank Danamon Indonesia Tbk (BDMN) - Rp6,56 miliar

Dalam perspektif regional, kinerja IHSG hanya lebih baik dari KOSPI Korea Selatan yang mengalami penurunan 5,40%. Sementara itu, beberapa indeks saham lain menunjukkan kinerja yang bervariasi. PCOMP Filipina naik 0,97%, diikuti oleh FBMKLCI Malaysia yang naik 0,76%, dan NIFTY India yang meningkat 0,05%.

Baca Juga: Grab kuasa 50,47% saham SUPA, Emtek tak lagi pegang kendali?

Artikel terkait

Rekomendasi