Aksi Pembullyan Sadis di SMK Bogor Berakhir Damai, Rahasianya Terbongkar!

Aksi Pembullyan Sadis di SMK Bogor Berakhir Damai, Rahasianya Terbongkar!
Foto: Aksi Pembullyan Sadis di SMK Bogor Berakhir Damai, Rahasianya Terbongkar!. (Illustration by Pexels)
Ukuran teks

Perkara bullying terhadap seorang pelajar SMK di Bogor yang sempat beredar luas, kini telah mencapai kesepakatan damai. Keluarga dari kedua belah pihak pelaku telah menyetujui perdamaian sebagai jalan keluar.

Sebagaimana dilaporkan oleh detikcom pada Sabtu (6/6/2026), video yang menunjukkan kejadian tersebut sempat viral di media sosial. Dalam rekaman tersebut, tampak seorang remaja tanpa baju terkulai di gang sempit, dikelilingi oleh sejumlah remaja dengan seragam sekolah. Narasi video menyebut bahwa baik pelaku maupun korban adalah sesama pelajar.

Polisi kemudian melakukan penyelidikan terhadap insiden ini. Dari hasil investigasi, enam pelaku berhasil diamankan oleh pihak kepolisian. Meskipun begitu, kasus ini akhirnya diselesaikan secara damai setelah adanya pertemuan antara keluarga pelaku dan korban.

Kedamaian Dicapai

Kesepakatan damai dicapai antara keluarga pelaku dan korban yang sempat viral dikeroyok di kawasan Baranangsiang, Kota Bogor. Keputusan damai tersebut dicapai usai pembicaraan kedua belah pihak.

"Perwakilan orang tua pelaku, dari kemarin sudah berdiskusi dengan keluarga korban dan pihak berwenang. Kami menyepakati untuk mengakhiri perkara ini dengan damai, tentunya dengan tanggung jawab dan memberikan kompensasi kepada korban," ujar Devi, perwakilan keluarga pelaku, yang ditemui di Polresta Bogor Kota pada Jumat (5/6).

Devi juga menyampaikan permohonan maaf atas insiden tersebut dan berharap pelaku mendapatkan pembinaan agar tidak mengulangi tindakan serupa. "Kami berharap agar ke depannya kejadian serupa tidak terulang. Kami juga meminta adanya pembinaan dari pihak berwenang kepada pelaku," tambahnya.

Di sisi yang lain, Iis, orang tua korban, menyatakan telah merelakan apa yang menimpa anaknya dan memaafkan perbuatan pelaku. "Yang sudah berlalu biarlah berlalu. Yang terpenting ke depan tidak terulang, saya sudah memaafkan," kata Iis.

Motif di Balik Pengeroyokan

Kepolisian sempat mengamankan baik pelaku maupun korban dalam video viral pengeroyokan dan penganiayaan di Bogor. Disebutkan bahwa korban diinjak-injak sebagai bagian dari proses ospek untuk bergabung ke dalam geng pelaku.

"Pemicu utamanya, korban ingin bergabung ke kelompok mereka. Jadi, semacam ada ospek dengan cara seperti itu. Dalam video ada tujuh orang, dan korban, yang bernama R, ingin bergabung ke kelompok tersebut," jelas Kapolsek Bogor Timur AKP Asep Sundana pada Kamis (4/6).

Kanit Reskrim Polsek Bogor Timur, Iptu Iwan Heri Setiawan, mendukung pernyataan tersebut. Menurutnya, penganiayaan dalam video merupakan tradisi bagi anggota baru geng BRAK, sebutan untuk kelompok pelaku. "Korban ingin masuk ke kelompok mereka. Ada tradisi menurut pelaku, calon anggota baru diospek seperti itu," ungkap Iwan saat dihubungi secara terpisah.

Artikel terkait

Rekomendasi